Kapal Perang KRI Kerambit–627 Tangkap Tiga Kapal Ikan Asing saat Mencuri di ZEE Indonesia
Senin, 09 November 2020 - 15:34 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian KRI Kerambit-627 berhasil menangkap kapal ketiga, setelah dilakukan pemeriksaan didapati bahwa kapal berbendera Malaysia yang memuat kurang lebih 6 ton ikan campuran nomor lambung PKFB 1791 dengan nakhoda PK dengan ABK 5 orang berkebangsaan Thailand.
Panglima Koarmada I Laksamana Muda A Rasyid K, SE, MM, dalam siaran rellisnya mengatakan, unsur gelar operasi Koarmada I KRI Kerambit 627b yang sedang melakukan patroli mendapati aktivitas ilegal yang dilakukan oleh kapal berbendera asing di wilayah perairan Indonesia.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, SE, MM berkomitmen untuk memberantas segala tindak pidana di laut, salah satunya illegal fishing.
Dengan melakukan patroli baik melalui operasi intelijen maupun operasi laut, menggunakan KRI ataupun kapal patroli jajaran Koarmada I akan selalu melakukan pengawasan di wilayah Selat Malaka yang disinyalir sampai saat ini masih banyak didapati illegal fishing.
Juga digunakan sebagai jalur penyelundupan narkoba dan komoditi illegal lain untuk masuk ke Indonesia melewati jalur perairan.
Sementara itu, daerah perbatasan sangat rawan dari berbagai macam pencurian dan penyelundupan.
Panglima Koarmada I Laksamana Muda A Rasyid K, SE, MM, dalam siaran rellisnya mengatakan, unsur gelar operasi Koarmada I KRI Kerambit 627b yang sedang melakukan patroli mendapati aktivitas ilegal yang dilakukan oleh kapal berbendera asing di wilayah perairan Indonesia.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, SE, MM berkomitmen untuk memberantas segala tindak pidana di laut, salah satunya illegal fishing.
Dengan melakukan patroli baik melalui operasi intelijen maupun operasi laut, menggunakan KRI ataupun kapal patroli jajaran Koarmada I akan selalu melakukan pengawasan di wilayah Selat Malaka yang disinyalir sampai saat ini masih banyak didapati illegal fishing.
Juga digunakan sebagai jalur penyelundupan narkoba dan komoditi illegal lain untuk masuk ke Indonesia melewati jalur perairan.
Sementara itu, daerah perbatasan sangat rawan dari berbagai macam pencurian dan penyelundupan.
Lihat Juga :