Emil Dardak Dorong Perguruan Tinggi Galakkan Literasi Digital di Masyarakat
Senin, 09 November 2020 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
"Seharusnya mahasiswa dapat melihat hal ini sebagai tantangan sekaligus peluang untuk menyusun strategi, serta membangun bisnis baru yang berdampak bagi diri sendiri maupun masyarakat," tuturnya.
Orang nomor dua di jatim ini juga mendorong mahasiswa untuk berani mendirikan startup. Apalagi saat ini sudah ada East Java Super Corridor (EJSC) yang akan membantu perijinan bagi startup muda di Jawa Timur yang ingin membangun usahanya.
“Bahkan ada online single submission. Lewat EJSC penerapan ekonomi kreatif di Jawa Timur dapat berkembang pesat,” jelasnya.
Kemudahan inilah, lanjut Emil, harus membuat mahasiswa semakin semangat dalam membuat sebuah startup. Ditambah lagi adanya kemudahan dalam membuat perizinan dari 15 menit hingga paling lambat 17 hari.
“Program khusus milenial, silakan datangi kantor pelayanan perizinan terpadu Jawa Timur. Semua akan difasilitasi. Jangan sampai punya pemikiran bahwa buka bisnis itu sulit ijinnya. Jangan ya,” ucap Emil.
Selain itu, Emil juga menuturkan jikalau tidak ingin membuat usaha, mahasiswa dapat memanfaatkan Millennial Job Center (MJC) untuk menjual keahliannya.
Adanya wabah COVID-19 mengubah pasar yang awalnya tradisional menjadi digital sehingga ada kebutuhan baru yang semakin dikembangkan untuk mempermudah proses penjualan digital. Salah satu contohnya adalah foto maupun video produk.
Orang nomor dua di jatim ini juga mendorong mahasiswa untuk berani mendirikan startup. Apalagi saat ini sudah ada East Java Super Corridor (EJSC) yang akan membantu perijinan bagi startup muda di Jawa Timur yang ingin membangun usahanya.
“Bahkan ada online single submission. Lewat EJSC penerapan ekonomi kreatif di Jawa Timur dapat berkembang pesat,” jelasnya.
Kemudahan inilah, lanjut Emil, harus membuat mahasiswa semakin semangat dalam membuat sebuah startup. Ditambah lagi adanya kemudahan dalam membuat perizinan dari 15 menit hingga paling lambat 17 hari.
“Program khusus milenial, silakan datangi kantor pelayanan perizinan terpadu Jawa Timur. Semua akan difasilitasi. Jangan sampai punya pemikiran bahwa buka bisnis itu sulit ijinnya. Jangan ya,” ucap Emil.
Selain itu, Emil juga menuturkan jikalau tidak ingin membuat usaha, mahasiswa dapat memanfaatkan Millennial Job Center (MJC) untuk menjual keahliannya.
Adanya wabah COVID-19 mengubah pasar yang awalnya tradisional menjadi digital sehingga ada kebutuhan baru yang semakin dikembangkan untuk mempermudah proses penjualan digital. Salah satu contohnya adalah foto maupun video produk.
Lihat Juga :