1,4 Juta Warga Jabar Terima Bantuan Tunai

Senin, 09 November 2020 - 09:35 WIB
loading...
1,4 Juta Warga Jabar...
Pemerintah menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 1,4 juta warga Jawa Barat (Jabar). Foto: dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 1,4 juta warga Jawa Barat (Jabar). Jabar memperoleh bansos terbanyak di antara provinsi lain di Indonesia.

Dalam keterangan tertulisnya Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakatnya, pemerintah daerah (pemda) mengeluarkan kebijakan, antara lain dengan adanya pemekaran dan otonomi baru. (Baca: Pentingnya Tafakuri Diri)

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Kementerian Sosial (Kemensos) karena Provinsi Jawa Barat memperoleh bantuan sosial paling besar,” kata Uu Ruzhanul Ulum pada seremoni bertajuk Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis 5 November 2020.

Pemerintah menjamin untuk melindungi dan memberikan rasa aman dengan berbagai program sebagai jaring pengaman sosial, antara lain program BST melalui Kemensos dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa BST ini merupakan kolaborasi di era Kabinet Indonesia Maju. Ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki komitmen tinggi dalam program bantuan sosial.

Dari Kemendes PDTT ada dana desa yang disalurkan sebagai jaring pengaman sosial dalam penanganan Covid-19. Ada sebagian dana desa yang sudah habis dan selanjutnya diambil alih Kemensos. “Bentuk kerja bersama ini sebagai orkestrasi yang luar biasa antar-kementerian,” kata Abdul Halim. (Baca juga: Sosialisasi Minim, Banyak Sekolah Tak Tahu Penyederhanaan Kurikulum)

Sementara itu Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara menyampaikan pentingnya peran pemerintah daerah hingga perangkat RT, RW, desa/kelurahan untuk melakukan verivikasi terhadap 9 juta warga miskin dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) karena mereka yang mengetahui keberadaan warga miskin di lingkungannya.

Adanya kolaborasi Kemensos dan Kemendes PDDT ini adalah petunjuk dari presiden. Program dari pemerintah pusat ini didukung langsung oleh pemerintah daerah. Program ini merupakan program jaring pengaman sosial dalam penangan Covid-19. Target tahun depan di 2021, BST akan tetap berlangsung selama 6 bulan dari awal tahun 2020.

Nilai BST gelombang I sebesar Rp600.000/KPM selama tiga tahap yakni bulan April, Mei, dan Juni. Gelombang II sebesar Rp300.000/KPM selama enam tahap, yakni bulan Juli hingga Desember 2020. “Nilai bantuan disesuaikan karena situasi krisis membaik dan harga mulai stabil,” ujar Juliari. (Lihat videonya: Viral Jalan Rusak di Lebak)

Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos, Asep Sasa Purnama, menyatakan kegiatan ini dilakukan secara serentak dan bertahap di seluruh Tanah Air untuk mengatasi krisis sosial ekonomi bagi warga miskin melalui jaring pengaman sosial dalam bentuk Bantuan Sosial Tunai (BST). (Sudarsono)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Mendagri Minta Warga...
Mendagri Minta Warga Direlokasi dan Reboisasi Kawasan Rawan Longsor di Cisarua Bandung
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
KPK Hibahkan Tanah dan...
KPK Hibahkan Tanah dan Bangunan Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar
Rekomendasi
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved