Rembang Mendadak Gempar, Ratusan Ribu Ubur-ubur Mati Mendadak
Minggu, 08 November 2020 - 21:14 WIB
loading...
Ratusan ribu ubur-ubur mati mendadak di tepian Pantai Pasir Putih Dusun Wates, Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Foto/iNews/Musyafa Musa
A
A
A
REMBANG - Beberapa hari terakhir, nelayan di Pantai Pasir Putih Dusun Wates, Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, digegerkan dengan matinya ratusan ribu ubur-ubur di tepian pantai. Kondisi ini membuat para nelayang bertanya-tanya. (Baca juga: Tangkap 1 Teroris di Batam, Densus 88 Sita Senpi dan Panah )
Seorang nelayan warga Dusun Wates, Desa Tasikharjo, Jenar mengakui kejadian ubur-ubur mati dan terdampar di pinggir pantai dalam waktunya serentak baru kali ini terjadi. Kematian ratusan ribu ubur-ubur ini pertama kali ditemukan terjadi dalam waktu satu hari, setelah itu disusul hari berikutnya dengan jumlah lebih sedikit.
Ia menganggap fenomena matinta ratusan ribu ubur-ubur merupakan peristiwa langka dan sangat jarang terjadi. "Dahulu juga pernah ada seperti itu, tapi memang kali ini termasuk sangat banyak jumlah ubur-ubur yang mati," ungkapnya.
Sampai Minggu (8/11/2020) ubur-ubur mati masih banyak yang berada di pinggir pantai, maka pengunjung harus lebih wapsada. Jika mengenai kulit, rawan megakibatkan alergi dan gatal-gatal. "Saya saja meski orang laut, kalau kena ubur-ubur ya gatal kok. Bahkan sampai bentol-bentol. Biasanya saya kasih bedak anti gatal," imbuh Jenar. (Baca juga: Tasikmalaya Gempar, Wanita Cantik Bercelana Seksi Tergeletak di Tepi Jalan )
Seorang nelayan warga Dusun Wates, Desa Tasikharjo, Jenar mengakui kejadian ubur-ubur mati dan terdampar di pinggir pantai dalam waktunya serentak baru kali ini terjadi. Kematian ratusan ribu ubur-ubur ini pertama kali ditemukan terjadi dalam waktu satu hari, setelah itu disusul hari berikutnya dengan jumlah lebih sedikit.
Ia menganggap fenomena matinta ratusan ribu ubur-ubur merupakan peristiwa langka dan sangat jarang terjadi. "Dahulu juga pernah ada seperti itu, tapi memang kali ini termasuk sangat banyak jumlah ubur-ubur yang mati," ungkapnya.
Sampai Minggu (8/11/2020) ubur-ubur mati masih banyak yang berada di pinggir pantai, maka pengunjung harus lebih wapsada. Jika mengenai kulit, rawan megakibatkan alergi dan gatal-gatal. "Saya saja meski orang laut, kalau kena ubur-ubur ya gatal kok. Bahkan sampai bentol-bentol. Biasanya saya kasih bedak anti gatal," imbuh Jenar. (Baca juga: Tasikmalaya Gempar, Wanita Cantik Bercelana Seksi Tergeletak di Tepi Jalan )
Lihat Juga :