Alhamdulillah, 100 Kelurahan di Surabaya Kini Sudah Nol Kasus COVID-19
Jum'at, 06 November 2020 - 15:29 WIB
loading...
Para warga berangsur pulih dan kini 100 kelurahan di Surabaya sudah nol kasus COVID-19. Foto/DOk
A
A
A
SURABAYA - Testing yang dilakukan secara masif membawa dampak signifikan dalam penanganan COVID-19 di Kota Surabaya . Tercatat sampai hari ini sudah ada 100 kelurahan yang nol kasus COVID-19 .
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, keberhasilan itu juga atas dukungan swab hunter yang setiap hari semakin masif berkeliling di setiap kecamatan se-Surabaya. (Baca juga: Evaluasi Libur Panjang, Satgas: Wisatawan Pakai Masker tapi Berkerumun )
“Apalagi pasca libur nasional dan cuti bersama beberapa waktu lalu, kita lakukan swab hunter di kawasan perbatasan. Ini kita lakukan karena setelah libur nasional dan cuti bersama diharapkan tidak menambah banyaknya kasus di Surabaya,” kata Risma usai menghadiri acara Pembukaan Hotel Tangguh di Grand Mercure Surabaya, Jumat (6/11/2020). (Baca juga: Tambah 4.065, Berikut Sebaran Penambahan Kasus COVID-19 di 34 Provinsi )
Dia mengatakan dalam pelaksanaan swab hunter itu ternyata dinilai cukup efektif. Sebab dalam sehari setidaknya ada lima orang yang melanggar protokol kesehatan (prokes) di satu wilayah. Sehingga dari situ lah, warga yang melanggar langsung dilakukan tes usap. “Alhamdhulillah hasilnya semakin melandai, turun terus angka kasus dan kesembuhannya makin banyak,” kata dia.
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) terbaru per hari ini, jumlah tes swab sejak pertama kali kasus hingga hari ini mencapai 217.463 spesimen.
Kemudian untuk angka kesembuhan per Kamis (5/11/2020) berjumlah 14.896 kasus. “Sementara untuk kasus aktifnya per kemarin yakni 75 kasus,” kata Febri, panggilan akrabnya.
Dia menjelaskan, jika kesembuhan semakin banyak dan angka kasus semakin rendah maka secara otomatis keberhasilan itu membuat beberapa kelurahan di Kota Pahlawan menjadi nol kasus COVID-19.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, keberhasilan itu juga atas dukungan swab hunter yang setiap hari semakin masif berkeliling di setiap kecamatan se-Surabaya. (Baca juga: Evaluasi Libur Panjang, Satgas: Wisatawan Pakai Masker tapi Berkerumun )
“Apalagi pasca libur nasional dan cuti bersama beberapa waktu lalu, kita lakukan swab hunter di kawasan perbatasan. Ini kita lakukan karena setelah libur nasional dan cuti bersama diharapkan tidak menambah banyaknya kasus di Surabaya,” kata Risma usai menghadiri acara Pembukaan Hotel Tangguh di Grand Mercure Surabaya, Jumat (6/11/2020). (Baca juga: Tambah 4.065, Berikut Sebaran Penambahan Kasus COVID-19 di 34 Provinsi )
Dia mengatakan dalam pelaksanaan swab hunter itu ternyata dinilai cukup efektif. Sebab dalam sehari setidaknya ada lima orang yang melanggar protokol kesehatan (prokes) di satu wilayah. Sehingga dari situ lah, warga yang melanggar langsung dilakukan tes usap. “Alhamdhulillah hasilnya semakin melandai, turun terus angka kasus dan kesembuhannya makin banyak,” kata dia.
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) terbaru per hari ini, jumlah tes swab sejak pertama kali kasus hingga hari ini mencapai 217.463 spesimen.
Kemudian untuk angka kesembuhan per Kamis (5/11/2020) berjumlah 14.896 kasus. “Sementara untuk kasus aktifnya per kemarin yakni 75 kasus,” kata Febri, panggilan akrabnya.
Dia menjelaskan, jika kesembuhan semakin banyak dan angka kasus semakin rendah maka secara otomatis keberhasilan itu membuat beberapa kelurahan di Kota Pahlawan menjadi nol kasus COVID-19.
Lihat Juga :