Wali Kota Lubuklinggau Bubarkan Pembagian Bantuan Sosial Tunai

Sabtu, 09 Mei 2020 - 09:43 WIB
loading...
Wali Kota Lubuklinggau...
Suasana Kerumunan Penerimaan BST. Foto/SINDOtv/EraNeizma
A A A
LUBUKLINGGAU - Pembagian bantuan sosial tunai (BST) dari pemerintah pusat terpaksa dibubarkan oleh Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe, Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa dan Dandim 0406 MLM Letkol Inf Aan Setiawan pada Jumat kemarin (8/5/2020). Pembubaran dilakukan karena di lokasi pembagian terlalu banyak kerumuman masyarakat.

Masyarakat Kota Lubuklinggau memang sudah banyak yang mendatangi kantor pos dengan membawa kartu keluarga (KK) dan KTP untuk mempertanyakan apakah nama mereka masuk dalam daftar penerima BST atau tidak. Tak pelak, warga pun berkumpul saling berdesak-desakan. Imbauan untuk menjaga jarak fisik (physical distancing) diabaikan warga demi untuk mengecek nama mereka atau keluarga mereka.

Menurut Wali Kota, seharusnya kerumunan itu tidak perlu terjadi di tengah pandemi Corona yang semakin meluas di Kota Lubuklinggau. Makanya, ia pun sangat menyayangkan insiden tersebut. ( Baca:Cegah Corona, Ini Arahan Asintel Kasdam Sriwijaya ke Dandim-Danyon )

“Awalnya kami mendapat laporan. Oleh karena itu kami langsung datang dan ternyata benar, protokol medis juga tidak disiapkan secara benar,” kata sang Wali Kota.

Apalagi, kantor pos tempat pembagian BST bersebelahan dengan dua klaster yang sangat berbahaya, yakni Rumah Sakit dr. Sobirin dan Rumah Sakit Ar Bunda. Jadi, kalau dari sini ada yang terpapar lagi, susah untuk melacaknya.

“Yang ini masing-masing rumah sakit sudah 10 orang. Bayangkan jika di antara orang ini sudah ada yang terpapar, susah kita ngelacaknya," jelasnya.

Ditambahkan Prana Putra Sohe, inti munculnya kerumunan ini karena program bantuan BTS ini mengundang kecemburuan, sebab warga miskin di Kota Lubuklinggau saat ini ada 68 ribu KK sementara yang dapat hanya 1.600 KK.

"Jadi mau bagaimana kita di daerah ini bingung menahan-nahan masyarakat. Tapi bukan Linggau saja yang menghadapi ini, saya yakin seluruh kepala daerah mendapatkan hal yang sama seperti ini,” ujarnya.

Sementara, Kepala Kantor Pos Cabang Lubuklinggau, Ahmad Rosadi, mengaku keramaian ini sebenarnya disebabkan banyaknya warga yang tidak dapat tapi datang hanya untuk menanyakan apakah mereka dapat BST.

Menurut Rosadi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait. Untuk protokol kesehatan berupa pencuci tangan di depan dan kursi yang posisi duduknya diatur berjarak.

“Tadi yang datang tidak pakai masker kami tidak suruh masuk," kata Rosadi.

Pada tahap I ada 1.887 BST yang akan dibagikan. Bekerja sama dengan pihak kecamatan, sudah ada daerah yang menerima pembagian BST, seperti di Jukung. Selanjutnya, akan dibagikan kepada 600 KK untuk wilayah Lubuklinggau Barat I dan II dengan sistem bergilir.

“Yang jadi masalah itu ketika yang tidak dapat ramai datang untuk mengecek namanya saja. Itu yang membuat penuh dan sudah sebagian kita usir,” jelasnya.

Kemudian untuk mengantisipasi ramainya kerumunan selanjutnya, pembagian akan dilaksanakan pada Senin mendatang dengan melibatkan RT dan lurah masing-masing.

"Sudah kami informasikan kepada warga, agar mengecek namanya di RT dan lurah masing-masing, bagi yang ada namanya silahkan datang ke kantor pos," katanya.
(ihs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PSI Dorong Aparat Tindak...
PSI Dorong Aparat Tindak Tegas Para Pelaku Pembubaran Ibadah di Padang
Perindo Salurkan KTA...
Perindo Salurkan KTA Berasuransi di Serang, Yusan: Ini Bukan Hoaks, Beneran Asuransi!
Cegah Penyelewengan,...
Cegah Penyelewengan, Polda Jabar Kawal Ketat Penyaluran BPNT dan BST
Parah, Oknum Aparat...
Parah, Oknum Aparat Desa di Karawang Sunat Dana BST Rp 300 Ribu
KPM PKH dan Peserta...
KPM PKH dan Peserta BST di Pangandaran Dapat Bantuan Selama PPKM
Langgar Prokes, Mubes...
Langgar Prokes, Mubes dan Reuni Akbar SMA 3 Gorontalo Dibubarkan
Terungkap, Dana Bansos...
Terungkap, Dana Bansos Rp957 Miliar Dipakai Buat Main Judi Online
Bansos Beras Cair Dua...
Bansos Beras Cair Dua Bulan Sekaligus, Tiap Keluarga Terima 20 Kg
BLT BBM Rp300.000 Cair...
BLT BBM Rp300.000 Cair Bulan Ini, Begini Cara Cek Penerima Bansos hingga Pencairannya
Rekomendasi
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Berita Terkini
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved