Pria Mengaku Polisi Bawa Kabur Motor Milik Sekuriti Hotel di Makassar
Kamis, 05 November 2020 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
"Setelah itu kami menyerahkan pelaku dan barang bukti ke Mapolsek Ujung Pandang Polrestabes Makassar . Barang bukti sepeda motor, handphone milik pelaku, dan barang pribadi milik korban yang disimpan dalam bagasi Motor," kata Imran kepada KORAN SINDO, Kamis (5/11).
Lebih jauh, Imran bilang hasil penyelidikan pelaku merupakan residivis kasus narkoba yang belum lama bebas dari Lapas Bolangi Sungguminasa. "Jadi bukan penyidik Satresnarkoba tapi residivisi kasus narkoba . Mengaku lagi pangkat Iptu," papar Imran.
Sementara itu Kapolsek Ujung Pandang, AKP Bagas Sancoyoning Aji menerangkan kasus penipuan dan penggelapan ini berawal dari pelaku yang tetiba datang ke hotel tempat korban bekerja pada Minggu 1 November, sekitar pukul 05.00 dini hari.
"Jadi datang saja bukan juga pengunjung atau tamu hotel. Setelah duduk di pos sekuriti, dia mulai ngobrol dengan korban mengaku sebagai penyidik Satuan Narkoba Polres Gowa . Tidak pakai atribut atau seragam kepolisian, murni permainan retorika," jelas Bagas dihubungi terpisah.
Bahkan beberapa kali, pelaku mentraktir makan korban di rumah makan. Hingga menunjukan rumah yang akan dibeli di perumahan mewah di Kecamatan Rappocini.
"Begitu korban percaya. Dia minta pinjam motor untuk pergi salat tapi gak nongol-nongol. Akhirnya dilapor ke kami. Koordinasi ke Gowa karena pengakuannya polisi dari sana. Sampai sini ketangkep udah," papar Bagas.
Lebih jauh, Imran bilang hasil penyelidikan pelaku merupakan residivis kasus narkoba yang belum lama bebas dari Lapas Bolangi Sungguminasa. "Jadi bukan penyidik Satresnarkoba tapi residivisi kasus narkoba . Mengaku lagi pangkat Iptu," papar Imran.
Sementara itu Kapolsek Ujung Pandang, AKP Bagas Sancoyoning Aji menerangkan kasus penipuan dan penggelapan ini berawal dari pelaku yang tetiba datang ke hotel tempat korban bekerja pada Minggu 1 November, sekitar pukul 05.00 dini hari.
"Jadi datang saja bukan juga pengunjung atau tamu hotel. Setelah duduk di pos sekuriti, dia mulai ngobrol dengan korban mengaku sebagai penyidik Satuan Narkoba Polres Gowa . Tidak pakai atribut atau seragam kepolisian, murni permainan retorika," jelas Bagas dihubungi terpisah.
Bahkan beberapa kali, pelaku mentraktir makan korban di rumah makan. Hingga menunjukan rumah yang akan dibeli di perumahan mewah di Kecamatan Rappocini.
"Begitu korban percaya. Dia minta pinjam motor untuk pergi salat tapi gak nongol-nongol. Akhirnya dilapor ke kami. Koordinasi ke Gowa karena pengakuannya polisi dari sana. Sampai sini ketangkep udah," papar Bagas.
Lihat Juga :