Kerusakan DAS Cilamaya Jadi Perhatian Serius Pemprov Jabar

Rabu, 04 November 2020 - 21:54 WIB
loading...
A A A
"Akan hadir TNI untuk mendukung dan diperbantukan. Tahun ini akan ada 135 personel TNI, tahun depan akan ditambah. Kemudian ada kepolisian, kejaksaan, semua akan mengikuti pola (Satgas) Citarum," tegasnya. (Baca juga: Berurai Air Mata, Ibu Ini Berani Adang Genk Moge yang dengan Brutal Aniaya Intel Kodim )

Lewat berbagai langkah tersebut, Kang Emil menargetkan, DAS Cilamaya bakal kembali bersih dalam dua tahun ke depan. Meski begitu, dia berharap, dalam satu tahun ke depan, Gerakan Aksi Nyata DAS Cilamaya sudah membuahkan hasil layaknya penanganan DAS Citarum yang kini sudah menunjukkan hasil positif. "Mudah-mudahan setahun dari sekarang kita lihat lagi, progres-progresnya seperti apa," tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kang Emil bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyempatkan diri melakukan inspeksi dengan melakukan susur sungai untuk mengetahui kondisi DAS Cilamaya.

Selain itu, Kang Emil mengukuhkan Satgas PPK DAS Cilamaya dan Tim Patroli DAS Cilamaya yang bertugas melakukan pencegahan dan penindakan hukum kepada para pelaku pencemaran serta memantau, menginventarisasi, dan mengidentifikasi sumber-sumber pencemaran yang terjadi di DAS Cilamaya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jabar, Prima Mayaningtyas mengaku optimistis penanganan kerusakan lingkungan di DAS Cilamaya bakal rampung dalam dua tahun ke depan sesuai keinginan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Menurutnya, persolan di DAS Cilmaya tidak serumit DAS Citarum.

"Kalau dilihat dari problemnya, tidak se-complicated dengan Citarum. Masalah yang besar kan dia industri tuh, habis itu sedimentasi sama limbah domestik," ujar Prima. (Baca juga: Polres Mojokerto Bongkar Pabrik Sabu Rumahan yang Dioperasikan Bandar )

Selain itu, lanjut Prima, persoalan tata guna lahan dan sampah domestik yang dihasilkan masyarakat di kawasan DAS Cilamaya tidak separah DAS Citarum. Bahkan, kata Prima, tata guna lahan di DAS Cilamaya masih jauh lebih baik yang ditandai dengan masih terjaganya kawasan hutan.

Namun, Prima menekankan, dalam upaya penanganan kerusakan DAS Cilamaya harus disertai skala prioritas. Menurutnya, melihat kondisi saat ini, penanganan limbah industri harus diprioritaskan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Material Kompos di Klungkung...
Material Kompos di Klungkung Tercampur Plastik, Tika Winawan Desak Pengawasan Hulu hingga ke Hilir
PGN Gelar Program Tukar...
PGN Gelar Program Tukar Sampah Plastik untuk BBG
Komitmen Pengelolaan...
Komitmen Pengelolaan Lingkungan, PGN Kelola Sampah Plastik
Pilar, Menteri LH, dan...
Pilar, Menteri LH, dan Gemabudhi Raih Rekor MURI Tuang Ecoenzyme ke Sungai Jaletreng
Tanggul Sungai Citarum...
Tanggul Sungai Citarum di Muaragembong Bekasi Jebol, Rendam Permukiman Warga
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Ratusan Relawan Bersihkan Sampah Plastik di Bali
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
Sampah Plastik di Wilayah...
Sampah Plastik di Wilayah Pesisir Jadi Ancaman! Salaka, KEHATI, dan Nestle Bergerak
Inisiatif Hijau Ajinomoto...
Inisiatif Hijau Ajinomoto Perkuat Kesejahteraan Berkelanjutan
Rekomendasi
Soroti Kasus Penyekapan...
Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Veronica Tan Ingatkan Bahaya Hubungan Toxic
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
Berita Terkini
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved