Resmi Diluncurkan, KMP Takabonerate Bakal Beroperasi 23 Desember
Rabu, 04 November 2020 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
Kontrak dilakukan dengan mekanisme Kontrak Tahun Jamak 2020 dan 2021. Mekanisme pemilihan penyedia jasa, baik pembangunan maupun pengawasan menggunakan lelang terbuka, yaitu dengan menggunakan LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) Kementerian Perhubungan, sehingga jaminan transparansi dalam proses Pengadaan Barang/Jasa dapat dipenuhi.
“Kapal penyeberangan penumpang roro 500 GT ini merupakan kapal prototype, baru pertama kali dibangun di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kapal Penyeberangan ini dapat menampung penumpang ekonomi duduk 200 Orang dan penumpang daylight sebanyak 65 orang," katanya.
Sedangkan, untuk kendaraan Truck Besar 18T sebanyak 10 Unit, Truck Sedang 10T sebanyak 16 Unit dan Sedan/ MPV/SUV sebanyak 26 Unit.
“Sampai awal bulan November ini progres pekerjaan pembangunan Kapal RoRo 500 GT Kabupaten Selayar KMP. Takabonerate sebagaimana laporan Konsultan Pengawas sudah mencapai 87,86% dan diharapkan kapal ini dapat diserahterimakan sesegera mungkin setelah berakhirnya kontrak, bahkan kalau bisa sesuai jadwal kontrak, untuk menghindari pengenaan denda keterlambatan,”harapnya.
Baca Juga: Gubernur Gandeng PT IKI Tuntaskan Kemiskinan di Wilayah Kepulauan
Untuk itu, tentunya segenap jajaran PT. Industri Kapal Indonesia dapat memaksimalkan SDM dan fasilitas yang ada sehingga keterlambatan pembangunan yang terjadi dapat diminimalisasi.
“Dengan Spesifikasi Teknis yang dimiliki 2 (dua) unit Kapal Penyeberangan 500 GT ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi yang aman, nyaman, dan selamat. Dimana desain kapal ini telah didesain sesuai dengan lintasan operasionalnya yaitu perairan Laut Jawa,”paparnya.
“Kapal penyeberangan penumpang roro 500 GT ini merupakan kapal prototype, baru pertama kali dibangun di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kapal Penyeberangan ini dapat menampung penumpang ekonomi duduk 200 Orang dan penumpang daylight sebanyak 65 orang," katanya.
Sedangkan, untuk kendaraan Truck Besar 18T sebanyak 10 Unit, Truck Sedang 10T sebanyak 16 Unit dan Sedan/ MPV/SUV sebanyak 26 Unit.
“Sampai awal bulan November ini progres pekerjaan pembangunan Kapal RoRo 500 GT Kabupaten Selayar KMP. Takabonerate sebagaimana laporan Konsultan Pengawas sudah mencapai 87,86% dan diharapkan kapal ini dapat diserahterimakan sesegera mungkin setelah berakhirnya kontrak, bahkan kalau bisa sesuai jadwal kontrak, untuk menghindari pengenaan denda keterlambatan,”harapnya.
Baca Juga: Gubernur Gandeng PT IKI Tuntaskan Kemiskinan di Wilayah Kepulauan
Untuk itu, tentunya segenap jajaran PT. Industri Kapal Indonesia dapat memaksimalkan SDM dan fasilitas yang ada sehingga keterlambatan pembangunan yang terjadi dapat diminimalisasi.
“Dengan Spesifikasi Teknis yang dimiliki 2 (dua) unit Kapal Penyeberangan 500 GT ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi yang aman, nyaman, dan selamat. Dimana desain kapal ini telah didesain sesuai dengan lintasan operasionalnya yaitu perairan Laut Jawa,”paparnya.
(agn)
Lihat Juga :