Penerimaan Siswa Baru, Labschool UNJ Sediakan Dua Jalurok
Rabu, 04 November 2020 - 04:26 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Gilang menuturkan, setelah pendaftaran pihaknya akan melakukan tes masuk pada 7 Februari 2021 untuk SMA dan 14 Februari 2021 untuk SMP. Untuk tes psikologi sudah tidak menjadi tolok ukur penentu kelulusan pada seleksi masuk. Tes Psikologi di Labschool UNJ lebih diarahkan sebagai pemetaan kondisi peserta didik setelah diterima untuk mendapatkan layanan pendidikan yang tepat, gambaran kondisi utuh tiap peserta didik termasuk pemetaan potensi dan gaya belajarnya, bahkan selain tes psikologi di beberapa lokasi sudah diterapkan pula rekam gelombang otak.
"Selain itu, dengan kondisi saat ini, tes wawancara untuk SMP Jalur Prestasi akan dilakukan secara daring. Adapuntes kesehatan akan dilakukan menyesuaikan dengan kondisi pandemi," tuturnya.
Selain menyiapkan sistem pendaftaran dan tes secara daring, kata Gilang, pihaknya juga telah menyiapkan soal untuk tes masuk. Pasalnya, konten soal untuk tahun ini bentuk soal jauh berbeda dengan tes yang lalu. Tahun ini ada numerik, literasi, skolastik, akademik dan survei karakter. (Baca juga: 4 Hal yang Selalu Bikin Mahasiswa Baru Galau )
"Namun saat ini, kami tentu sangat menyadari tiap kondisi anak sangat bervariasi, dari apa yang mereka dapatkan dari situasi pandemi, termasuk capaian kurikulumnya saat ini juga berbeda-beda, hal tersebut mudah-mudahan tidak menjadi hambatan bagi peserta didik yang ingin masuk Labschool" tukasnya.
"Selain itu, dengan kondisi saat ini, tes wawancara untuk SMP Jalur Prestasi akan dilakukan secara daring. Adapuntes kesehatan akan dilakukan menyesuaikan dengan kondisi pandemi," tuturnya.
Selain menyiapkan sistem pendaftaran dan tes secara daring, kata Gilang, pihaknya juga telah menyiapkan soal untuk tes masuk. Pasalnya, konten soal untuk tahun ini bentuk soal jauh berbeda dengan tes yang lalu. Tahun ini ada numerik, literasi, skolastik, akademik dan survei karakter. (Baca juga: 4 Hal yang Selalu Bikin Mahasiswa Baru Galau )
"Namun saat ini, kami tentu sangat menyadari tiap kondisi anak sangat bervariasi, dari apa yang mereka dapatkan dari situasi pandemi, termasuk capaian kurikulumnya saat ini juga berbeda-beda, hal tersebut mudah-mudahan tidak menjadi hambatan bagi peserta didik yang ingin masuk Labschool" tukasnya.
(mhd)
Lihat Juga :