Itenas Bandung Pamerkan Mobil Listrik Tempur untuk Pertahanan Militer
Selasa, 03 November 2020 - 14:12 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, selama 101 hari di tahun berikutnya atau pada Mei hingga Agustus 2018, Itenas Bandung juga merancang mobil listrik kedua yang diberi nama V8 Vadi dan diluncurkan pada September 2018. (Baca juga: Penantian Van Listrik Pertama di Indonesia Terus Tertunda )
Bila mobil listrik Evhero merupakan hasil perwujudan penelitian kolaboratif antar dosen di Itenas Bandung. V8 Vadi adalah mobil listrik hasil kolaborasi antara kampus Itenas Bandung bersama technopreneur, Harry Kiss. "Mobil listrik V8 Vadi merupakan mobil dengan jenis sportscar yang memiliki kapasitas 2 penumpang dengan kecepatan maksimum 120 km/jam," terang Meilinda.
Dalam kegiatan Hari Listrik Nasional Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2020, selain dipamerkan, Itenas Sergap Senyap Electric Vehicle juga turut serta dalam iring-iringan test drive mobil dan motor listrik yang dipimpin oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil .
Dalam kesempatan itu, Gubernur Jabar ,Ridwan Kamil mengampanyekan penggunaan kendaraan listrik untuk menekan polusi gas buang yang banyak dihasilkan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM). Dalam kampanyenya, Ridwan Kamil juga menyatakan, mulai tahun depan, seluruh kendaraan dinas di lingkungan Pemprov Jabar wajib diganti dengan mobil dan motor listrik.
Menurutnya, hal itu menjadi bagian mengubah gaya hidup, agar tercipta lingkungan yang lebih baik. "Pemprov Jabar sedang menyusun kebijakan, karena produksinya (mobil-motor listrik) sudah massal, maka mulai tahun depan, di anggaran-anggaran pembelian, mobil dinas itu wajib mobil listrik dan motor listrik, mulai kendaraan dinas Gubernur sampai level bawah," tegasnya.
Bila mobil listrik Evhero merupakan hasil perwujudan penelitian kolaboratif antar dosen di Itenas Bandung. V8 Vadi adalah mobil listrik hasil kolaborasi antara kampus Itenas Bandung bersama technopreneur, Harry Kiss. "Mobil listrik V8 Vadi merupakan mobil dengan jenis sportscar yang memiliki kapasitas 2 penumpang dengan kecepatan maksimum 120 km/jam," terang Meilinda.
Dalam kegiatan Hari Listrik Nasional Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2020, selain dipamerkan, Itenas Sergap Senyap Electric Vehicle juga turut serta dalam iring-iringan test drive mobil dan motor listrik yang dipimpin oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil .
Dalam kesempatan itu, Gubernur Jabar ,Ridwan Kamil mengampanyekan penggunaan kendaraan listrik untuk menekan polusi gas buang yang banyak dihasilkan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM). Dalam kampanyenya, Ridwan Kamil juga menyatakan, mulai tahun depan, seluruh kendaraan dinas di lingkungan Pemprov Jabar wajib diganti dengan mobil dan motor listrik.
Menurutnya, hal itu menjadi bagian mengubah gaya hidup, agar tercipta lingkungan yang lebih baik. "Pemprov Jabar sedang menyusun kebijakan, karena produksinya (mobil-motor listrik) sudah massal, maka mulai tahun depan, di anggaran-anggaran pembelian, mobil dinas itu wajib mobil listrik dan motor listrik, mulai kendaraan dinas Gubernur sampai level bawah," tegasnya.
(don)
Lihat Juga :