Oknum Pegawai RSMH Palembang Diduga Sebar Foto Cabup Musi Rawas saat Jalani Isolasi
Kamis, 29 Oktober 2020 - 16:58 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
PALEMBANG - Sebuah foto yang memperlihatkan calon bupati Kabupaten Musi Rawas, Ratna Machmud yang terpapar Corona (COVID-19) saat menjalani isolasi, diduga disebar oknum pegawai di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.
(Baca juga: Wisatawan Terus Banjiri Bali, Dalam Sehari 9.539 Orang Tiba Lewat Bandara Ngurah Rai)
Foto yang diambil dari monitor CCTV ruang perawatan pasien tersebut, pertama kali disebar oleh akun Facebook Ahmad Fadili, hal ini mendapatkan kecaman dari keluarga pasien. (Baca juga: IRT Cantik yang Posting Hinaan Monyet di Denpasar Menunggu Eksekusi Penjara)
Keluarga cabup Ratna Machmud, Mohammad Al Amin mengatakan, penyebaran foto itu diduga sengaja dilakukan untuk kepentingan politik.
"Jelas ada oknum pegawai rumah sakit yang sengaja menyebarkannya. Apalagi, foto tersebut memperlihatkan ruang perawatan yang seharusnya menjadi ranah privasi pasien," kata Mohammad Al Amin, Kamis (29/10/2020).
Al Amin mengatakan itu tentunya menyalahi aturan, karena privasi pasien seharusnya dijaga dan tidak boleh disebarkan ke publik. Oleh karena itu, pihaknya berencana akan menempuh jalur hukum terkat masalah ini.
"Apalagi, foto itu kini tersebar di media sosial dan dimanfaatkan oleh lawan politiknya dalam Pilkada Serentak 2020," tuturnya.
(Baca juga: Wisatawan Terus Banjiri Bali, Dalam Sehari 9.539 Orang Tiba Lewat Bandara Ngurah Rai)
Foto yang diambil dari monitor CCTV ruang perawatan pasien tersebut, pertama kali disebar oleh akun Facebook Ahmad Fadili, hal ini mendapatkan kecaman dari keluarga pasien. (Baca juga: IRT Cantik yang Posting Hinaan Monyet di Denpasar Menunggu Eksekusi Penjara)
Keluarga cabup Ratna Machmud, Mohammad Al Amin mengatakan, penyebaran foto itu diduga sengaja dilakukan untuk kepentingan politik.
"Jelas ada oknum pegawai rumah sakit yang sengaja menyebarkannya. Apalagi, foto tersebut memperlihatkan ruang perawatan yang seharusnya menjadi ranah privasi pasien," kata Mohammad Al Amin, Kamis (29/10/2020).
Al Amin mengatakan itu tentunya menyalahi aturan, karena privasi pasien seharusnya dijaga dan tidak boleh disebarkan ke publik. Oleh karena itu, pihaknya berencana akan menempuh jalur hukum terkat masalah ini.
"Apalagi, foto itu kini tersebar di media sosial dan dimanfaatkan oleh lawan politiknya dalam Pilkada Serentak 2020," tuturnya.
Lihat Juga :