Ganjar Ingatkan Tak Boleh Ada Pemalsuan Data Siswa dalam PPDB
Jum'at, 08 Mei 2020 - 14:00 WIB
loading...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tak mau ada titip-menitip siswa dan pemalsuan data dalam proses PPDB. FOTO/DOK.SINDOnews/AHMAD ANTONI
A
A
A
SEMARANG - Provinsi Jawa Tengah dalam waktu dekat akan menggelar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021. Pendaftaran PPDB rencananya akan mulai dilaksanakan pada Juni mendatang.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengingatkan kepada semua pihak yang menjaga integritas dalam proses PPDD. Jangan sampai ada titip-menitip atau pemalsuan data agar seorang siswa bisa diterima di sekolah tertentu.
"Tolong integritas diperhatikan betul. Buat saja surat pernyataan, kalau melakukan pemalsuan data, sanksinya apa. Apakah bisa dikeluarkan atau bagaimana," katanya, Jumat (8/5/2020).
Ganjar juga mengusulkan kepada Dinas Pendidikan untuk memberikan jalur khusus bagi anak-anak tenaga medis yang berjuang melawan COVID-19. Anak-anak para tenaga medis itu diminta Ganjar dimasukkan dalam kuota jalur afirmasi.
"Jadi ini usul saja, sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada para tenaga kesehatan yang telah berjuang melawan COVID-19," katanya.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengingatkan kepada semua pihak yang menjaga integritas dalam proses PPDD. Jangan sampai ada titip-menitip atau pemalsuan data agar seorang siswa bisa diterima di sekolah tertentu.
"Tolong integritas diperhatikan betul. Buat saja surat pernyataan, kalau melakukan pemalsuan data, sanksinya apa. Apakah bisa dikeluarkan atau bagaimana," katanya, Jumat (8/5/2020).
Ganjar juga mengusulkan kepada Dinas Pendidikan untuk memberikan jalur khusus bagi anak-anak tenaga medis yang berjuang melawan COVID-19. Anak-anak para tenaga medis itu diminta Ganjar dimasukkan dalam kuota jalur afirmasi.
"Jadi ini usul saja, sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada para tenaga kesehatan yang telah berjuang melawan COVID-19," katanya.
Lihat Juga :