Pasar Tradisi Tahunan Peringatan Maulid Nabi Dibubarkan Polisi
Rabu, 28 Oktober 2020 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
Sulkan, seorang pedagang mengatakan, berjualan di area pasar malam sejak lama dan sudah menjadi tradisi tahunan setiap malam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Mestinya tidak dibubarkan tapi di tata rapi agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya.
BACA JUGA: 828 Personel Gabungan Dikerahkan Pada Libur Panjang Maulid Nabi di Cirebon
Hariyanto, pengunjung pasar juga mengatakan, tradisi pasar di Jalan Niaga ini merupakan tahunan dan biasanya para pembeli datang membeli berbagai keperluan untuk persiapan peringatan Maulid Nabi Muhammad SWA di musala dan masjid.
Pasar ini sudah berlangsung puluhan tahun. Sementara pihak kepolisian Polsek Mojosari dua hari sebelumnya telah melarang tradisi pasar ini karena masih di masa pandemi COVID-19 dan rawan akan menimbulkan klaster baru.
“Ya kami memang imbau utamanya kepala lingkungan dan kepala desa Sarirejo dan Mojosari masih masa pendemi jangan sampai pedagang berjualan. Apalagi pedagang memakai badan jalan untuk berjualan,” Kapolsek Mojosari, Kompol Nadzir SB.
“Mestinya tidak dibubarkan tapi di tata rapi agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya.
BACA JUGA: 828 Personel Gabungan Dikerahkan Pada Libur Panjang Maulid Nabi di Cirebon
Hariyanto, pengunjung pasar juga mengatakan, tradisi pasar di Jalan Niaga ini merupakan tahunan dan biasanya para pembeli datang membeli berbagai keperluan untuk persiapan peringatan Maulid Nabi Muhammad SWA di musala dan masjid.
Pasar ini sudah berlangsung puluhan tahun. Sementara pihak kepolisian Polsek Mojosari dua hari sebelumnya telah melarang tradisi pasar ini karena masih di masa pandemi COVID-19 dan rawan akan menimbulkan klaster baru.
“Ya kami memang imbau utamanya kepala lingkungan dan kepala desa Sarirejo dan Mojosari masih masa pendemi jangan sampai pedagang berjualan. Apalagi pedagang memakai badan jalan untuk berjualan,” Kapolsek Mojosari, Kompol Nadzir SB.
(vit)
Lihat Juga :