Periksa 96 Sampel/Hari, Ini Mekanisme Pemeriksaan di Lab RS USU

Jum'at, 08 Mei 2020 - 09:40 WIB
loading...
A A A
Terkait pemeriksaan specimen atau sampel yang diambil dari penderita Covid-19, kata Dewi, dalam prosesnya RS USU menggunakan cairan yang diambil dari dua tempat. “Pertama nasofaring dan kedua orofaring. (nasofaring cairan tenggorokan bagian atas dan orofaring cairan tenggorokan bagian tengah). Kedua cairan ini akan dimasukkan ke dalam VTM. Bila tidak ada kita gunakan Universal TM, kemudian nanti dikirimkan ke lab pemeriksa. Pengiriman bekerja sama dengan Dinkes daerah dan provinsi,” jelasnya.

Sedangkan soal pemeriksaan yang bisa dinyatakan negatif dan berubah menjadi positif untuk kedua kalinya, Dewi menerangkan bahwa ada beberapa hal yang bisa menyebabkan perbedaan antara swab 1, swab 2 dan swab 3.

“Pertama adalah pre analytic, yakni teknik pengambilan sampelnya. Bagaimana penyimpanan VTM dan bagaimana cara pengiriman VTM sangat mempengaruhi hasil yang diperoleh. Kemudian, kapan dilakukan swab. Apakah terlalu awal, atau mungkin terlambat. Bisa saja pasien rapidnya positif, kemudian beberapa hari baru diperiksa hasilnya bisa negatif. Salah satu yang menyebabkan hasil berbeda, ya itu tadi,” terangnya.

Pemeriksaan PCR sendiri, kata Dewi, juga digunakan gen. Hal ini menurut standar ada beberapa jenis yang direkomendasikan WHO seperti RDRP (RNA-dependent RNA Polymerase) dan lainnya. Namun bukan hanya untuk melihat Covid-19, tetapi bisa juga untuk Sars atau Mers, dimana pada masa pandemi sekarang ini, pihaknya diminta meningkatkan sensitifitas.

“RS USU juga membuka (diri) bagi pasien atau warga yang mencurigai dirinya terkena Covid-19 ini untuk datang ke sini. Nanti ada tim khusus yang bertugas untuk men-screening, akan ada wawancara di awal, apakah ada keluhan, riwayat kontak. Kemudian dari situ dapat pemilahan apakah pasien masuk dalam kriteria ODP, PDP, OTG atau bahkan kontak erat,” jelas Dewi.

Sementara untuk langkah awal katanya, bisa dilakukan rapid test. Walaupun negatif, tetapi jika memenuhi kriteria yang keempat, maka pasien tetap bisa dilakukan pemeriksaan swab. “Kalau dia curiga, boleh datang ke puskesmas. Nanti puskesmas yang screening. Kalau mau datang langsung, kita buka dari jam 10.00-12.00 WIB untuk screening dan swab,” katanya.

Untuk biaya sendiri katanya, mencapai Rp1 Juta hingga Rp2 Juta per satu specimen, tergantung produsen yang menghasilkan reagent (reagensia : larutan zat dalam komposisi dan konsentrasi tertentu yang digunakan untuk mengenali zat lain yang belum diketahui sehingga diketahui isi zat lain tersebut).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Isu Sawit Mengemuka...
Isu Sawit Mengemuka di USU, Mahasiswa Diminta Lawan Hoaks dengan Riset
Gelar Uji Laboratorium,...
Gelar Uji Laboratorium, KPI Pastikan Mutu BBM Sudah Sesuai SNI
Greenlab Indonesia Jadi...
Greenlab Indonesia Jadi Rujukan Studi Banding Laboratorium LH Jakarta
5 Kali Gagal Audisi,...
5 Kali Gagal Audisi, Septian Puas Ikut Audisi Indonesian Idol Medan 2024
Gelar Green Harmony...
Gelar Green Harmony Forum di Medan, PTPN IV PalmCo Optimistis Tekan 40 Persen Emisi Karbon
Guru Besar USU Serukan...
Guru Besar USU Serukan Keprihatinan Atas Rusaknya Etika dan Perilaku Berdemokrasi
Telkom Akses Dorong...
Telkom Akses Dorong Pemerataan Talenta Digital di Daerah 3T Melalui Program Fiber Academy
Laboratorium Biologi...
Laboratorium Biologi Rahasia AS di Ukraina Disorot setelah Peringatan Berulang dari Rusia
Penuhi Kebutuhan Industri...
Penuhi Kebutuhan Industri Pangan, Alvalab Hadirkan Layanan Uji Berbasis Teknologi Tinggi
Rekomendasi
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved