Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Begini Reaksi Ridwan Kamil
Selasa, 27 Oktober 2020 - 07:52 WIB
loading...
Setelah setahun berstatus tersangka, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman ditahan KPK dalam kasus korupsi DAK 2018. Foto: Okezone/Arie Dwi Satrio
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menanggapi penahanan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pascapenahanan Budi Budiman oleh KPK, Jumat (23/10/2020) lalu, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu meminta seluruh masyarakat dan jajaran birokrasi di Kota Tasikmalaya tetap tenang. Khusus bagi jajaran birokrasi, Kang Emil meminta, agar tetap menjalankan aktivitas birokrasi sesuai prosedur yang berlaku.
"Intinya saya meminta masyarakat dan birokrasi di Tasikmalaya untuk tetap tenang, menjalankan sesuai prosedur," ujar Ridwan Kamil, Selasa (26/10/2020).
BACA JUGA: Ketua FPI Tasikmalaya Sebut Para Ulama Prihatin Wali Kota Ditahan KPK
Kang Emil pun menyatakan, Pemprov Jabar siap membantu jika terdapat kesulitan birokrasi di Kota Tasikmalaya pascapenahanan Budi Budiman, agar kondisi politik, sosial, dan budaya tetap kondusif.
"Kalau ada kesulitan segera kontak Pak Gubernur dan jajaran lewat Pak Sekda (Sekretaris Daerah Jabar, Setiawan Wangsaatmaja), pasti kita akan dukung demi kondusivitas politik, sosial, dan budaya di Kota Tasik. Apalagi kan kondisinya lagi COVID-19," tuturnya.
Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, penahanan Budi Budiman oleh KPK harus menjadi cerminan bahwa seorang pemimpin jangan meniatkan diri untuk mencari nafkah lewat kepemimpinannya.
Pascapenahanan Budi Budiman oleh KPK, Jumat (23/10/2020) lalu, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu meminta seluruh masyarakat dan jajaran birokrasi di Kota Tasikmalaya tetap tenang. Khusus bagi jajaran birokrasi, Kang Emil meminta, agar tetap menjalankan aktivitas birokrasi sesuai prosedur yang berlaku.
"Intinya saya meminta masyarakat dan birokrasi di Tasikmalaya untuk tetap tenang, menjalankan sesuai prosedur," ujar Ridwan Kamil, Selasa (26/10/2020).
BACA JUGA: Ketua FPI Tasikmalaya Sebut Para Ulama Prihatin Wali Kota Ditahan KPK
Kang Emil pun menyatakan, Pemprov Jabar siap membantu jika terdapat kesulitan birokrasi di Kota Tasikmalaya pascapenahanan Budi Budiman, agar kondisi politik, sosial, dan budaya tetap kondusif.
"Kalau ada kesulitan segera kontak Pak Gubernur dan jajaran lewat Pak Sekda (Sekretaris Daerah Jabar, Setiawan Wangsaatmaja), pasti kita akan dukung demi kondusivitas politik, sosial, dan budaya di Kota Tasik. Apalagi kan kondisinya lagi COVID-19," tuturnya.
Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, penahanan Budi Budiman oleh KPK harus menjadi cerminan bahwa seorang pemimpin jangan meniatkan diri untuk mencari nafkah lewat kepemimpinannya.
Lihat Juga :