Cara Ponpes Al Mumtaz Hadapi Corona, Setor Hafalan Online dan Berkebun

Jum'at, 08 Mei 2020 - 08:45 WIB
loading...
A A A
Sedangkan santri yang tidak bisa pulang karena penerapan aturan pemerintah mengenai larangan mudik, tetap beraktivitas di dalam pondok. Mereka membuat jarak (physical distancing) dalam setiap kegiatan, termasuk kajian ilmu agama dan berkebun menanam sayur mayur. "Lingkungan pondok kita tanam sayur mayur. Ini antisipasi pandemi corona, sehingga santri kita wajibkan berkebun untuk ketahanan pangan," katanya.

Salah satu pengurus Ponpes Al Mumtaz, Ashari Anggara mengungkapkan, pada hari-hari biasa, kegiatan enterpreneur dilakukan usai ibadah salat zuhur. Namun karena ada pandemi corona, kegiatan itu untuk sementara ditiadakan. "Saat ini kegiatan meliputi akademik, kajian ilmu agama, dan berkebun," katanya.

Untuk konsep berkebun, ponpes menerapkan satu jiwa satu pohon (sajitipo). Setiap santri menanam satu pohon. Setiap pagi, semua santri dijadwal ke kebun untuk menyirami tanaman kemudian melakukan gerakan kebersihan pondok. "Nah untuk kajian agama, kita sekarang membuat jarak yaitu satu meter," ujarnya.

Yang tidak kalah penting, ponpes ini juga mengajarkan semangat kebersamaan yang kuat. Salah satunya adalah upaya memupuk kegotongroyongan dengan terlibat dalam kegiatan pembangunan masjid. Upaya ini merupakan bagian untuk perluasan masjid di ponpes yang tidak mampu lagi menampung para santri.

"Kita memang programkan perluasan masjid. Mudah-mudahan dapat dukungan semua pihak sehingga masjid bisa diselesaikan untuk kegiatan ibadah para santri. Saat ini para santri kerja bakti membantu tukang bangunan," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Rekomendasi
Road to Kilau Raya 2026...
Road to Kilau Raya 2026 Hadir di Klaten, Irfan Hakim hingga Denada Siap Hibur Warga
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved