Keluarga Nilai Penangkapan Gus Nur pada Sabtu Dini Hari Berlebihan

Minggu, 25 Oktober 2020 - 13:19 WIB
loading...
Keluarga Nilai Penangkapan...
Munjiat, putra Sugi Nur. Foto/Okezone/Avitrista Midaada
A A A
MALANG - Pihak keluarga menilai penangkapan terhadap Sugi Nur Cahya atau yang akrab disapa Gus Nur oleh Bareskrim Polri pada Sabtu (24/10/2020) dini hari, berlebihan.

"Sangat berlebihan kalau dari pihak keluarga. Di sisi waktu, sudah berlebihan. Kenapa nggak pas siang-siang. Jam segini pas banyak orang. Jadi ya di luar batas pemikiran semua orang," kata Putra Gus Nur, Muhammad Munjiat kepada Okezone, Minggu (25/10/2020). (BACA JUGA: Gus Nur Ditangkap Bareskrim Mabes Polri, Pengurus Cabang NU Cirebon Gelar Syukuran )

Menurut Munjiat, saat itu ayahnya Gus Nur tengah beristirahat seusai menyampaikan ceramah peringatan maulid Nabi Muhammad di Kedungkandang, Kota Malang . (BACA JUGA: PWNU Jatim: Kasus Sugi Nur Bukan Sekadar Soal Pencemaran Nama NU )

"Ngapain malam-malam waktunya orang tidur juga. Saat beliau istirahat malam- malam, didatangi lima mobil, kurang lebih 30 orangan lah," ujar Munjiat. (BACA JUGA: Putra Gus Nur: Keluarga Menuntut Keadilan Ditegakkan )

Namun Munjiat bersama keluarga besar Gus Nur mengaku tidak terkejut. Sebab keluarga telah mempersiapkan bila sewaktu-waktu Sugi Nur Cahya akan diamankan polisi.

"Nggak kaget, karakternya mereka asal lapor saja. Dikit-dikit lapor. Sebelum melangkah sejauh ini kami sudah mengira-mengira tidak jauh dari kasus politik, tidak bisa dipungkiri dan dilepaskan," tutur dia.

Munjiat mengungkapkan, ayahnya juga pernah dilaporkan ke hukum terkait dugaan pencemaran nama baik. "(Laporan) ketiga, hampir serupa, semuanya pencemaran nama baik NU, dari dulu sampai sekarang begitu yang dilaporkan," ungkap Munjiat.

Sebelumnya diberitakan Gus Nur dilaporkan ke polisi dengan tuduhan menghina organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Ucapan itu dilontarkan di acara dialog salah satu channel YouTube.

Gus Nur dilaporkan oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon KH Aziz Hakim. Bareskrim Polri pun menetapkan sudah menetapkan Gus Nur sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan.

Sugi Nur Cahya sendiri akhirnya diamankan di kediamannya di Jalan Cucak Rawun Raya Nomor 15 L Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Sabtu dini hari kemarin 24 Oktober 2020. Dari rumahnya, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa handphone, laptop, dan hard disk.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bareskrim Polri Tangkap...
Bareskrim Polri Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel Terkait Narkoba
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Roy Suryo Dilaporkan...
Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel Terkait Pencemaran Nama Baik
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Bom Rakitan Meledak...
Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Pelajar Ditangkap Polisi
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Heni Sagara Desak Bareskrim...
Heni Sagara Desak Bareskrim Periksa Dokter Oky, Kasus Mandek Disorot
Rekomendasi
Meghan Markle Kaget...
Meghan Markle Kaget Dapat Video Call Pangeran Harry saat Jadi Juri MasterChef Australia
Soal Pengganti Perry...
Soal Pengganti Perry Warjiyo, DPR Tunggu Usulan Prabowo
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Berita Terkini
Polisi Pastikan Aktivitas...
Polisi Pastikan Aktivitas Masyarakat Normal Buntut Bentrok di Menteng: TNI-Polri Tetap Siaga
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
Puslabfor Polri Datangi...
Puslabfor Polri Datangi Klinik Mordent, Olah TKP Lanjutan Kematian Sutrimo
6 Anggota Polres Tangsel...
6 Anggota Polres Tangsel Termasuk Kasat Narkoba Diserahkan ke Paminal Polda Metro
Bea Cukai Kediri Gagalkan...
Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Senilai Rp4,7 Miliar selama Juni 2026
Gebyar Kebaya di SCBD,...
Gebyar Kebaya di SCBD, Rayakan Jati Diri Perempuan Indonesia
Infografis
5 Kali Reshuffle Kabinet,...
5 Kali Reshuffle Kabinet, 4 Kali Dilakukan Jokowi pada Hari Rabu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved