Gebyar Kebaya di SCBD, Rayakan Jati Diri Perempuan Indonesia
Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB
loading...
Komunitas Kebaya Menari bersama PBIJ dan Pewibi menggelar acara Gebyar Kebaya di SCBD Weekend Land, Jakarta, Minggu (26/7/2026). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Komunitas Kebaya Menari bersama Perempuan Berkebaya Indonesia Cabang Jakarta (PBIJ) dan Pewibi menggelar acara "Gebyar Kebaya" di SCBD Weekend Land, Jakarta, Minggu (26/7/2026). Acara ini dalam rangka memperingati Hari Kebaya Nasional 2026.
Event ini menjadi ruang bagi para perempuan Jakarta untuk merayakan kebaya . Bukan hanya sebagai busana adat, tetapi sebagai jati diri yang relevan untuk dipakai dalam keseharian. Baca juga: Kebaya Resmi Dapat Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Dunia UNESCO
Ketua Komunitas Kebaya Menari sekaligus Ketua Panitia, Yanti Moeljono, mengatakan kegiatan ini mengajak lebih banyak perempuan bangga berkebaya setiap hari. "Kami ingin mengajak para perempuan, khususnya di Jakarta, untuk bangga memakai kebaya dalam keseharian. Melalui kegiatan menari di dalam maupun luar negeri, kami ingin memperkenalkan bahwa kebaya adalah jati diri perempuan Indonesia yang patut dilestarikan dan dijaga agar akan selalu ada di masa depan," katanya.
Gebyar Kebaya 2026 dihadiri ratusan masyarakat Jakarta dari berbagai komunitas. Kemeriahan dimulai dengan kehadiran komunitas sepeda perempuan berkebaya, dilanjutkan pertunjukan tari tradisional, talk show seputar kebaya, hingga parade busana dari sejumlah desainer yang menampilkan ragam model kebaya kontemporer dan klasik.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat acara ditutup dengan sesi karaoke dan menari bersama seluruh pengunjung yang hadir dengan kebaya warna-warni. Melalui kegiatan ini, Kebaya Menari, PBIJ, dan Pewibi berharap kebaya terus hidup, berkembang, dan menjadi bagian dari gaya hidup perempuan Indonesia lintas generasi.
Event ini menjadi ruang bagi para perempuan Jakarta untuk merayakan kebaya . Bukan hanya sebagai busana adat, tetapi sebagai jati diri yang relevan untuk dipakai dalam keseharian. Baca juga: Kebaya Resmi Dapat Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Dunia UNESCO
Ketua Komunitas Kebaya Menari sekaligus Ketua Panitia, Yanti Moeljono, mengatakan kegiatan ini mengajak lebih banyak perempuan bangga berkebaya setiap hari. "Kami ingin mengajak para perempuan, khususnya di Jakarta, untuk bangga memakai kebaya dalam keseharian. Melalui kegiatan menari di dalam maupun luar negeri, kami ingin memperkenalkan bahwa kebaya adalah jati diri perempuan Indonesia yang patut dilestarikan dan dijaga agar akan selalu ada di masa depan," katanya.
Gebyar Kebaya 2026 dihadiri ratusan masyarakat Jakarta dari berbagai komunitas. Kemeriahan dimulai dengan kehadiran komunitas sepeda perempuan berkebaya, dilanjutkan pertunjukan tari tradisional, talk show seputar kebaya, hingga parade busana dari sejumlah desainer yang menampilkan ragam model kebaya kontemporer dan klasik.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat acara ditutup dengan sesi karaoke dan menari bersama seluruh pengunjung yang hadir dengan kebaya warna-warni. Melalui kegiatan ini, Kebaya Menari, PBIJ, dan Pewibi berharap kebaya terus hidup, berkembang, dan menjadi bagian dari gaya hidup perempuan Indonesia lintas generasi.
(poe)
Lihat Juga :