Aek Nauli Elephant Conservation Camp (ANECC), Rumah Gajah Sumatera yang Jadi Destinasi Alternatif
Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
Masuk ke lokasi ANECC, wisatawan atau pengunjung tidak dipungut biaya dan hanya mengisi buku tamu. Setelah masuk ke lokasi ANECC pengunjung akan melihat empat ekor gajah jinak yang pintar, cerdas dan siap menghibur pengunjung, tentunya dengan didampingi mahout atau pawang gajah.
Keempat gajah jinak yang diberi nama Siti Zubaidah berusia sekitar 37 tahun asal Palembang, Luis Vigo Jantan (11 tahun) asal Cikampak ,Vini Alvionita Betina (30 tahun) asal Sosa dan Ester Juwita (36 tahun ) asal Palembang.
Hanya dengan membeli seikat tebu seharga Rp 20 ribu,pengunjung ANECC sudah dapat menikmati kecerdasan keempat gajah yang siap menuruti perintah yang dimintakan,seperti mengangkat kaki,menggelengkan kepala,memintanya duduk dan photo bersama.
Menurut Ilham Pasaribu,salah seorang pelatih gajah ,selain sebagai kawasan konservasi gajah yang merupajan hewan langka dan terancam punah ANECC juga merupakan tujuan wisata menikmati sensasi gajah.
Ilham mengatakan keempat individu gajah yang ada di ANECC memiliki kepintaran masing-masing, mulai dari menari, berhitung, main bola, duduk, salam belalai. "Selain sebagai kawasan konservasi ,ANECC juga menawarkan sensasi gajah jinak yang sudah langka kepada wisatawan atau pengunjung," ujar Ilham.
Keempat gajah jinak yang diberi nama Siti Zubaidah berusia sekitar 37 tahun asal Palembang, Luis Vigo Jantan (11 tahun) asal Cikampak ,Vini Alvionita Betina (30 tahun) asal Sosa dan Ester Juwita (36 tahun ) asal Palembang.
Hanya dengan membeli seikat tebu seharga Rp 20 ribu,pengunjung ANECC sudah dapat menikmati kecerdasan keempat gajah yang siap menuruti perintah yang dimintakan,seperti mengangkat kaki,menggelengkan kepala,memintanya duduk dan photo bersama.
Menurut Ilham Pasaribu,salah seorang pelatih gajah ,selain sebagai kawasan konservasi gajah yang merupajan hewan langka dan terancam punah ANECC juga merupakan tujuan wisata menikmati sensasi gajah.
Ilham mengatakan keempat individu gajah yang ada di ANECC memiliki kepintaran masing-masing, mulai dari menari, berhitung, main bola, duduk, salam belalai. "Selain sebagai kawasan konservasi ,ANECC juga menawarkan sensasi gajah jinak yang sudah langka kepada wisatawan atau pengunjung," ujar Ilham.
Lihat Juga :