Kabel Bawah Tanah di Semarang Dicuri Maling, Polisi Cek CCTV

Kamis, 22 Oktober 2020 - 21:12 WIB
loading...
Kabel Bawah Tanah di...
Kabel bawah tanah di Jalan Supriyadi Kota Semarang Jawa Tengah digondol maling. Polisi tengah memburu pelakunya FOTO : iNews.tv/Taufik Budi
A A A
SEMARANG - Komplotan pencuri diduga membongkar dan mencuri kabel bawah tanah di kawasan Jalan Supriyadi Kota Semarang Jawa Tengah. Sejumlah anggota polisi diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

"Ya kabarnya pencurian kabel. Saya tahu tadi itu ada banyak Pak Polisi yang datang. Katanya kabel telefon bawah tanah (yang dicuri)," kata seorang warga, Khoiron, kepada awak media, Kamis (22/10/2020).(Baca juga : Kebakaran RS Tugurejo Semarang, Ruang Kenanga Hangus )

Dia mengatakan, polisi juga memeriksa rekaman CCTV milik toko di dekat lokasi kejadian. Meski demikian, pria yang berprofesi sebagai juru parkir itu mengaku tak mengetahui pasti barang bukti yang disita polisi untuk proses penyelidikan.

"Untuk kapan pencuriannya kurang tahu, tapi kemarin penutupnya (cor beton) belum terbuka. Tadi polisi ya sekitar jam 10 datang ke sini (lokasi kejadian), terus buka penutup cor beton. Tadi juga minta rekaman CCTV. Untuk bukti yang dibawa saya kurang tahu," lugasnya.

Ketua Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Jawa Tengah, Paulus Layre Hariawan, menyampaikan, hingga kini belum ada menerima laporan anggota mengenai kasus pencurian kabel bawah tanah. Pihaknya pun masih menunggu informasi mengenai perkembangan kasus tersebut.

"Kalau yang di Jalan Supriyadi itu kabel underground, bawah tanah kemungkinan punya Telkom. Telkom juga anggota kita, tapi sampai sekarang belum ada laporan yang saya terima," kata Paulus.(Baca juga : Calon Wali Kota Nyamar Jadi Driver Ojol, Ternyata Ini Tujuannya )

"Itu bukanya (penutup cor) susah karena harus menutup (lalu lintas) jalan dan itu pasti lama. Meskipun tengah malam pasti ada nutup jalan, dikasih rambu-rambu. Ada beberapa orang yang aktivitas. Artinya kalau pencurian juga sudah direncanakan," ungkapnya.

Menurutnya, kasus kriminal terakhir yang merugikan banyak operator adalah perusakan kabel pada 2017. Saat itu, banyak kabel fiber optik yang dipotong oleh orang tak bertanggung jawab.

"Dulu kerugian besar karena melibatkan hampir semua operator yang kena saat itu. Yang terkena itu 7-8 operator (menjadi korban). Semuanya beroperasi di Semarang, Jawa Tengah," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Jateng Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto, menyampaikan belum mendapatkan informasi tentang dugaan pencurian kabel itu. "Yang itu (pencurian kabel) belum ada info. Mungkin Polrestabes Semarang yang tangani," ucap dia.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Jakarta Siapkan 24.000...
Jakarta Siapkan 24.000 CCTV Terintegrasi, Begal dan Tawuran Jadi Target Pengawasan
Soroti Keamanan di Jakarta,...
Soroti Keamanan di Jakarta, Pramono Gandeng Polda untuk Integrasikan CCTV
SMAN 4 Semarang Juara...
SMAN 4 Semarang Juara Umum Festival Internasional di Thailand
SMAN 4 Semarang Wakili...
SMAN 4 Semarang Wakili Indonesia di Festival Seni Internasional Thailand
Diperiksa Buntut Laporan...
Diperiksa Buntut Laporan Eks ART, Erin Wartia Beberkan Rekaman CCTV
Road To Kilau Raya Kota...
Road To Kilau Raya Kota Semarang : Siap Hadirkan Pesta Rakyat Spektakuler di Lapangan Pancasila Simpang Lima
Perang Iran, Pencurian...
Perang Iran, Pencurian BBM Marak di Eropa, AS dan Australia: Tangki Mobil Dibor Pencuri
Rekomendasi
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved