Gontor dan Deretan Pondok Pesantren Besar di Indonesia
loading...
A
A
A
JAKARTA - Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo (PMDG) berduka. Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi, MA wafat di Rumah Gontor, Rabu, (21/10/2020) pukul 15.50 WIB. (Baca juga: Pimpinan Ponpes Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat)
Selama ini Pondok Modern Gontor merupakan pondok pesantren terbesar di Indonesia. Gontor telah berjasa sangat besar bagi bangsa Indonesia dan melahirkan tokoh-tokoh nasional. Sebuh saja Din Syamsuddin, Nurcholis Madjid, Hidayat Nurwahid dan lains sebagainya.
Berikut pondok-pondok pesantren besar yang ada di Indonesia. (Baca juga: Inilah Ulama-ulama Kharismatik yang Menginspirasi di Indonesia)
1. Pondok Pesantren Modern Gontor, Ponorogo
Podok Pesantren Gontor berdiri pada 10 April 1926 di Ponorogo, Jawa Timur. Pondok ini didirikan oleh tiga bersaudara putra KH Santoso Anom Besari yaitu KH Ahmad Sahal, KH Zainudin Fananie dan KH Imam Zarkasy yang kemudian dikenal dengan istilah Trimurti. Pondok Pesantren Gontor merupakan pelopor dan inovator pesantren modern, yang dulunya bernama Ponpes Darussalam Gontor.
2. Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan
Pondok pesantren ini didirikan oleh Sayyid Sulaiman dari Cirebon, Jawa Barat. Sayyid mendirikan pesantren ini bersama Kyai Aminullah. Pesantren ini tetap mempertahankan sistem pendidikan salaf murni untuk mengkaji ilmu agama.
3. Pondok Pesantren Langitan, Tuban
Pesantren ini termasuk salah satu lembaga Islam tertua di Indonesia, yang berdiri pada 1852. Lokasi pesantren terletak di Dusun Mandungan, Desa Widang, Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur. Luas kompleks wilayah pesantren sekitar 7 hektare. Kiai Abdullah Faqih yang sempat memimpin pesantren ini adalah seorang ulama kharismatik pimpinan Pondok Pesantren Langitan.
4. Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri
Pesantren Lirboyo berdiri pada 1910, tepatnya di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur. Kiai Sholeh yang berasal dari Desa Banjarmelati, memprakarsai berdirinya pesantren ini yang kemudian dilanjutkan oleh salah satu menantunya KH Abdul Karim. Pondok Pesantren Lirboyo berkembang menjadi pusat studi Islam sejak puluhan tahun sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.
5. Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang
Pesantren Tebuireng merupakan salah satu pesantren terbesar di Kabupaten Jombang Jawa Timur. Pesantren ini didirikan pada 1899 oleh salah satu ulama besar pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari. Di samping pelajaran ilmu syari’at, bahasa Arab dan Agama Islam, pondok pesantren ini juga memasukan pelajaran umum ke dalam struktur pembelajarannya.
6. Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang
Pesantren Al-Anwar didirikan pada 1967 oleh KH Maimun Zubair dan terletak di Desa Karangmangu, Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Sistem pendidikan yang diterapkan adalah sistem salafiyah di mana para santri diwajibkan mengikuti pengajian masyayeh atau ustadz, baik dengan pendekatan sistem bandongan (bersama-sama) maupun sorogan (individual). Santri juga harus mengikuti pendidikan Muhadloroh atau Madrasah Ghozaliyyah, sampai tingkat aliyah, dan melanjutkan pada PPTM (Ma’had ‘Aly) yang mana jenjang pendidikannya adalah dua tahun.
Selama ini Pondok Modern Gontor merupakan pondok pesantren terbesar di Indonesia. Gontor telah berjasa sangat besar bagi bangsa Indonesia dan melahirkan tokoh-tokoh nasional. Sebuh saja Din Syamsuddin, Nurcholis Madjid, Hidayat Nurwahid dan lains sebagainya.
Berikut pondok-pondok pesantren besar yang ada di Indonesia. (Baca juga: Inilah Ulama-ulama Kharismatik yang Menginspirasi di Indonesia)
1. Pondok Pesantren Modern Gontor, Ponorogo
Podok Pesantren Gontor berdiri pada 10 April 1926 di Ponorogo, Jawa Timur. Pondok ini didirikan oleh tiga bersaudara putra KH Santoso Anom Besari yaitu KH Ahmad Sahal, KH Zainudin Fananie dan KH Imam Zarkasy yang kemudian dikenal dengan istilah Trimurti. Pondok Pesantren Gontor merupakan pelopor dan inovator pesantren modern, yang dulunya bernama Ponpes Darussalam Gontor.
2. Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan
Pondok pesantren ini didirikan oleh Sayyid Sulaiman dari Cirebon, Jawa Barat. Sayyid mendirikan pesantren ini bersama Kyai Aminullah. Pesantren ini tetap mempertahankan sistem pendidikan salaf murni untuk mengkaji ilmu agama.
3. Pondok Pesantren Langitan, Tuban
Pesantren ini termasuk salah satu lembaga Islam tertua di Indonesia, yang berdiri pada 1852. Lokasi pesantren terletak di Dusun Mandungan, Desa Widang, Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur. Luas kompleks wilayah pesantren sekitar 7 hektare. Kiai Abdullah Faqih yang sempat memimpin pesantren ini adalah seorang ulama kharismatik pimpinan Pondok Pesantren Langitan.
4. Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri
Pesantren Lirboyo berdiri pada 1910, tepatnya di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur. Kiai Sholeh yang berasal dari Desa Banjarmelati, memprakarsai berdirinya pesantren ini yang kemudian dilanjutkan oleh salah satu menantunya KH Abdul Karim. Pondok Pesantren Lirboyo berkembang menjadi pusat studi Islam sejak puluhan tahun sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.
5. Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang
Pesantren Tebuireng merupakan salah satu pesantren terbesar di Kabupaten Jombang Jawa Timur. Pesantren ini didirikan pada 1899 oleh salah satu ulama besar pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari. Di samping pelajaran ilmu syari’at, bahasa Arab dan Agama Islam, pondok pesantren ini juga memasukan pelajaran umum ke dalam struktur pembelajarannya.
6. Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang
Pesantren Al-Anwar didirikan pada 1967 oleh KH Maimun Zubair dan terletak di Desa Karangmangu, Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Sistem pendidikan yang diterapkan adalah sistem salafiyah di mana para santri diwajibkan mengikuti pengajian masyayeh atau ustadz, baik dengan pendekatan sistem bandongan (bersama-sama) maupun sorogan (individual). Santri juga harus mengikuti pendidikan Muhadloroh atau Madrasah Ghozaliyyah, sampai tingkat aliyah, dan melanjutkan pada PPTM (Ma’had ‘Aly) yang mana jenjang pendidikannya adalah dua tahun.
(poe)