Mayoritas Positif COVID-19 Blitar yang Meninggal Memiliki Penyakit Penyerta

Rabu, 21 Oktober 2020 - 16:35 WIB
loading...
Mayoritas Positif COVID-19...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/dok
A A A
BLITAR - Sebanyak 49 pasien positif COVID-19 di Kabupaten Blitar yang meninggal mayoritas memiliki penyakit penyerta (komorbit).

Yang terbanyak karena mengidap tekanan darah tinggi (hipertensi), disusul kencing manis (diabetes), dan lalu penyakit jantung.

"Mereka yang meninggal rata rata ada penyerta penyakit lain," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti, kepada wartawan.

Gugus Tugas menegaskan, penyebab rata rata pasien positif COVID-19 meninggal dunia karena penyakit penyerta yang diidapnya. Bukan semata dampak COVID-19. "Sejauh ini yang paling tinggi penyakit tekanan darah tinggi," tambah Krisna Yekti.

Usia mereka yang meninggal dunia juga beragam. Dari catatan Gugus Tugas, berada dalam rentang 15-50 tahun. (Baca juga: Stok Darah Menipis saat Pandemi, Polres dan Jurnalis Kota Probolinggo Gelar Donor Darah)

Menurut Krisna Yekti, angka kematian pada mereka yang kategori usia tua (lansia) berada di urutan ketiga atau terkecil. (Baca juga: Asah Naluri Tempur, Prajurit Kima Brigif 2 Marinir Latih Kemampuan Menembak)

Kasus kematian pada pasien positif COVID-19 berusia muda, justru lebih banyak. "Yang lansia (kematian) malah pada urutan ketiga," kata Krisna Yekti.

Tercatat hingga 19 Oktober, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 706 kasus. Perinciannya, 608 orang sembuh, 49 orang meninggal, 28 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengungsi Korban Bencana...
Pengungsi Korban Bencana Sumbar Terserang 10 Jenis Penyakit, ISPA Terbanyak
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Awas! Ini Penyebab Utama...
Awas! Ini Penyebab Utama Kasus Anak Cuci Darah di Jawa Barat Meningkat
Segarnya Mata Air Candi...
Segarnya Mata Air Candi Sumberawan Malang, Tak Pernah Kering dan Bisa Sembuhkan Penyakit
Sidak Hewan Kurban di...
Sidak Hewan Kurban di Blitar, Petugas Temukan 4 Sapi Terjangkit Penyakit LSD
Raffi Ahmad Beberkan...
Raffi Ahmad Beberkan Penyakit yang Membuatnya Harus Operasi Setelah Pulang Haji
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Rekomendasi
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
Berita Terkini
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Polda Metro Jaya Ungkap...
Polda Metro Jaya Ungkap Fakta Hanania Travel Sudah Bermasalah Sejak 2023
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved