Kisah Kromo Setan dan Huru Hara Laskar Minyak Cepu-Bojonegoro

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Begitu menjejakkan kaki di Indonesia, Belanda langsung melancarkan agresi militernya. Yakni tahun 1947 dan diulang tahun 1949. Cerita kematian Kromo Setan simpang siur. Ada yang menyebut dibunuh Belanda dalam agresi militer, dan karena kebal senjata ia disiksa secara kejam. "Katanya dibunuh Belanda. Termasuk para pengikutnya juga ditangkap," kata Teguh.

Pada tahun 1946, di Cepu Jawa Tengah, berdiri organisasi Serikat Buruh Minyak (SBM). Sebagian besar pekerja kasar kilang Cepu dan sumur minyak Wonocolo dan Kawengan yang dulunya para pengikut laskar minyak, bergabung menjadi anggota SBM. Saat itu pemerintah Indonesia juga membentuk badan yang bernama Perusahaan Tambang Minyak Nasional (PTMN).

Kegiatan PTMN mengawasi kilang Cepu dan sumur minyak tua milik Shell di Kawengan dan Wonocolo. Sementara dengan berdirinya kantor pusat PKI (Partai Komunis Indonesia) di Yogyakarta pada 1947, haluan politik SBM langsung condong ke kiri. SBM menjadi basis massa PKI di sektor minyak.

Disebutkan dalam buku Pertamina, Perusahaan Minyak Nasional, terbitan 1986, bagian utara pulau Jawa ini merupakan daerah tandus dan miskin dan secara tradisional tempat PKI merekrut orang-orangnya. "Pertengahan tahun 1948, hampir setengah dari pekerja di Cepu menjadi anggota SBM yang dengan gigih mendukung FDR".

FDR atau Front Demokrasi Rakyat adalah organ aliansi bentukan PKI yang di dalamnya bergabung berbagai serikat buruh berhaluan kiri. Tidak lama dari kepulangan Muso dari Uni Sovyet, kilang Cepu dengan sumur minyak di kawasan Kawengan dan Wonocolo menjadi rebutan FDR-PKI dengan republik.

Saat pemberontakan Madiun meletus (September 1948), kaum buruh kiri SBM menduduki sejumlah tempat di kawasan kilang minyak. Termasuk juga ladang minyak di Kawengan dan Wonocolo. Pertempuran dahsyat tak terelakkan. Selama dua hari kedua belah pihak saling baku serang. Banyak rakyat tewas karena terperangkap medan perang.

Datangnya pasukan Siliwangi dari Madiun membuat pasukan pemberontak dan kaum buruh kiri SBM semakin terpojok yang kemudian berakhir dengan penumpasan. Sebelum terbunuh atau menyerah, para pemberontak sempat merusak kilang minyak. Versi lain cerita kematian Kromo Setan menyebut, gembong laskar minyak tersebut ikut terbunuh dalam aksi penumpasan peristiwa September 1948.

Sementara hingga saat ini sumur sumur minyak di kawasan Wonocolo tersebut masih beroperasi. Sumur yang berjumlah sekitar 700 an unit, dan dioperasikan dengan cara manual itu, sebagian besar masih mengalirkan minyak. Tiang tiang pancang kayu jatinya masih berdiri tegak.

Pada tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah menetapkan kawasan ladang minyak Wonocolo sebagai kawasan wisata geoheritage. Wisata migas yang konon pertama di Indonesia tersebut juga dikenal dengan nama Petroleum Geopark Wonocolo atau Teksas Van Java. Teksas merupakan kepanjangan dari Tekad Selalu Aman dan Sejahtera
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Londo Ireng, Antek...
Kisah Londo Ireng, Antek Kompeni Musuh Pejuang Kemerdekaan yang Kini Viral usai Disebut Prabowo
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Drama Liga 2! Persibo...
Drama Liga 2! Persibo Bojonegoro Tolak Bertanding, Deltras FC Tembus 8 Besar
Presiden Persibo Bojonegoro...
Presiden Persibo Bojonegoro Keberatan atas Keputusan LIB soal Laga Kontra Deltras Sidoarjo
Hujan Deras, Banjir...
Hujan Deras, Banjir Bandang Terjang Lima Desa di Kabupaten Bojonegoro
Rekomendasi
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
Menko Airlangga Soal...
Menko Airlangga Soal Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo: Yang Penting Institusinya
Musyawarah III Majelis...
Musyawarah III Majelis Syura PKS Hasilkan Empat Putusan Strategis
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Bencana,...
Perkuat Ketahanan Bencana, Pertagas OEJA Gelar Kencana Si Udin di Gresik
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
Polisi Pastikan Aktivitas...
Polisi Pastikan Aktivitas Masyarakat Normal Buntut Bentrok di Menteng: TNI-Polri Tetap Siaga
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
Puslabfor Polri Datangi...
Puslabfor Polri Datangi Klinik Mordent, Olah TKP Lanjutan Kematian Sutrimo
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved