Dituding Melakukan Politik Uang, Pasangan Cellica-Aep Lapor Polisi

Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:51 WIB
loading...
Dituding Melakukan Politik...
Kuasa hukum pasangan Celica- Aep, Dul Jalil menunjukan laporan polisi. Foto SINDOnews/Nilakusuma
A A A
KARAWANG - Pasangan Cellica- Aep akhirnya melaporkan Ketua PCNU Karawang , Ahmad Ruhyat Hasby, ke kantor Polisi. Laporan polisi Nomor: STTLP/1236/X/20 dilakukan melalui partai koalisi pengusung Cellica-Aep dipimpin Sukur Mulyono. Ahmad Ruhyat Hasby dilaporkan karena diduga melakukan tindakan pencemaran nama baik dan unsur berita bohong.

"Hari ini kami melaporkan ARH yang diduga melakukan tindakan pencemaran nama baik dan juga ada unsur berita bohong. Kami datang membawa sejumlah alat bukti atas laporan kami dan sudah diberikan kepada penyidik. Laporan kami secara resmi diterima penyidik dan akan ditindaklanjuti," kata kuasa hukum koalisi partai pengusung Cellica-Aep, Dul Jalil di Mapolres Karawang , Rabu (21/10/20). (Baca: Usai Dapat Nomor Urut, 3 Pasang Calon Bupati Karawang Optimistis Menang)

Menurut Dul Jalil, pihaknya melaporkan ARH kepolisi secara pidana pencemaran nama baik dan berita bohong. Terlapor diduga telah melanggar pasal 311 KUHP Jo UU ITE pasal 27 ayat 3 dan untuk penyebaran berita bohong terlapor diduga melanggar undang-undang nomor 1 tahun 46 tentang peraturan hukum pidana. "Kami melaporkan masalah ini setelah ramai diberitakan terkait kasus ini." katannya.

Dul Jalil mengatakan, untuk memperkuat laporan tersebut, pelapor sudah menyiapkan dua saksi.Saksi-saksi tersebut mengetahui permasalah yang ada dan sudah menyatakan kesiapannya untuk bersaksi. "Jumlah saksi masih kondisional. Jika diperlukan bisa bertambah. Namun siapa aja yang bakal jadi saksi belum nbisa saya umumkan sekarang," kata Dul Jalil.(Baca: Panas Pilkada Karawang, Ketua PCNU Tuding Pimpinan Pompes Terima Uang)

Sebelumnya Kabupaten Karawang yang tengah melaksanakan tahapan kampanye Pilkada dibuat geger dengan adanya pesan masanger dari Ketua PCNU Ahmad Ruhyat Hasby di group whats up PCNU. Ahmad Ruhyat Hasby yang akrab disapa Kang Uyan ini menuding pasangan Cellica-Aep melakukan politik uang saat kampanye Pilbup Karawang 2020. Kang Uyan menyebut lima orang pemimpin pondok pesantren menerima uang masing-masing Rp250 juta hingga Rp300 juta.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Perindo Papua...
Partai Perindo Papua Selatan Apresiasi MK Tolak Gugatan Hasil PSU Pilkada, Hendrikus Mahuze: Mari Bersama Bangun Boven Digoel!
Ketua KPU Banten Sebut...
Ketua KPU Banten Sebut Penerapan Open Government Data Dukung Pemilu Berkualitas
Serap Aspirasi Gen Z,...
Serap Aspirasi Gen Z, Aksan-Rustam: Rangkul Semua Elemen Bangsa untuk Bangka Lebih Maju
12 Orang Meninggal dalam...
12 Orang Meninggal dalam Bentrokan Pilkada Puncak Jaya
Ketua Perindo Sumut...
Ketua Perindo Sumut Apresiasi Kinerja Kepolisian Sepanjang 2024
Keluarga Tiga Eks Bupati...
Keluarga Tiga Eks Bupati Tegal Bersatu Dukung Bima-Mujab, Hadiri Kampanye Akbar Hajatan Bisa Dadi 1
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Rekomendasi
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Berita Terkini
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved