Ini Jurus Eri Cahyadi Bangun Kampung-kampung di Surabaya

Selasa, 20 Oktober 2020 - 12:15 WIB
loading...
Ini Jurus Eri Cahyadi Bangun Kampung-kampung di Surabaya
Calon wali kota Surabaya, Eri Cahyadi. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A A A
SURABAYA - Eri Cahyadi dikenal sebagai birokrat yang kerap menyelesaikan problem kampung. Mulai dari pavingisasi, sanitasi, drainase, hingga, penerangan jalan umum (PJU). Karena reputasi Eri Cahyadi itulah, warga mudah mengidentifikasi kontribusi dia bagi Kota Surabaya selama ini.

(Baca juga: Oknum Polisi Todongkan Pistol Saat Lerai Pemabuk di Warung Tuak )

Salah satunya saat dia berkunjung ke Kelurahan Kapas Madya, Kecamatan Tambaksari, belum lama ini. Warga langsung mengingat kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya 2018-2020 itu sebagai sosok yang memperjuangkan pavingisasi di kampungnya. Bahkan, kunjungan Eri Cahyadi disambut syukuran karena jalanan kampung akhirnya sudah terpaving.

"Warga di sini sudah tidak asing lagi dengan Mas Eri Cahyadi . Beliau sudah berjasa lakukan pavingisasi kampung kami saat menjabat Kepala Bappeko. Tentu kampung-kampung lain pasti merasakan hal yang sama," ujar Kartiwi, salah seorang anggota juru pemantau jentik (jumantik) di RW 2, Selasa (20/10/2020).

Kartiwi mengatakan, sudah banyak kampung yang dibantu pavingisasi oleh Eri Cahyadi . Jauh sebelum itu, saat masih menjabat kepala Dinas Cipta Karya, pavingisasi dari Eri Cahyadi sudah menyentuh ratusan kampung. "Juga PJU. Banyak kampung di Surabaya yang dulu gelap kini jalanannya terang. Kejahatan jalanan pun berkurang. Warga jadi merasa aman," katanya.

(Baca juga: 2 Bus 'Ngumbara' Diujicobakan di Jalur Wisata, Ini Rutenya )

Kartiwi sendiri merasakan dampak kebijakan Eri Cahyadi . Yakni kenaikan honor jumantik seperti dirinya hingga 400 persen. Menurut Kartiwi, lebih dari nilai nominal, kenaikan honor menunjukkan bahwa peran jumantik sangat dihargai.

"Kami ujung tombak kesehatan masyarakat. Kami berkeliling melihat jentik nyamuk di bak-bak kamar mandi untuk memastikan tak ada demam berdarah. Juga terkait standar rumah sehat," katanya.

Eri Cahyadi berterima kasih karena warga masih mengingat kontribusinya buat kampung. "Ke depan, kampung-kampung, gang-gang, ke depan tidak hanya ditata dari segi infrastruktur fisik seperti pavingisasi, kelengkapan PJU, dan perbaikan drainase, tapi juga potensi ekonomi dan kreativitas warganya harus difasilitasi," ujarnya.

(Baca juga: JBMI: Bang Erick Mampu Tangani PEN di Tengah Pandemi COVID-19 )

Selain itu, sumber daya manusianya juga harus diperhatikan. Sebab, infrastruktur yang kuat tak akan punya dampak ekonomi jika tidak memiliki SDM yang mumpuni. "Tentu untuk membangun semuanya, dibutuhkan pendidikan yang benar-benar layak sebagai dasar. Selain memberi banyak beasiswa, dari kampung, kita bisa memaksimalkan Balai RW. Akan difasilitasi komputer, printer, WiFi, sampai guru les gratis untuk anak-anak," ujar Eri Cahyadi .

(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1638 seconds (10.101#12.26)