Pesan Kapolda Jatim Jelang Pilkada Serentak dan Konferwil AMSI
Selasa, 20 Oktober 2020 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ketua AMSI Jawa Timur, Arief Rahman mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Polda Jatim perihal pemberitaan yang bersifat edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait penanganan pandemi Covid-19.
"Kita siap melakukan kolaborasi, sinergi positif dengan Polda Jatim dan seluruh instansi untuk bersama menghadapi persoalan yang sangat berat pandemi Covid-19. Butuh sinergi dengan berbagai pihak, terutama media sebagai salah satu sumber informasi dan referensi yang akurat dan terpercaya," terang Arief.
(Baca juga: KPU Jatim Siapkan Bilik Khusus untuk Pemilih Bersuhu Tubuh di Atas 37,3 Derajat )
Menurut Arief, Irjen Fadil memahami betul latarbelakang berdirinya AMSI, yang salah satu misinya adalah memerangi berita hoaks.
"Alhamdulillah pak Jenderal Fadil Imran cukup mengenal AMSI, waktu deklarasi pertama AMSI di Dewan Pers beliau hadir. Sehingga, beliau paham AMSI ini dibutuhkan supaya media bisa profesional, kredibel, melakukan kerja jurnalistik secara profesional. Beliau juga punya background di cyber crime dan memahami pola-pola yang dilakukan masyarakat melalui jaringan internet," jelasnya.
"Kita siap melakukan kolaborasi, sinergi positif dengan Polda Jatim dan seluruh instansi untuk bersama menghadapi persoalan yang sangat berat pandemi Covid-19. Butuh sinergi dengan berbagai pihak, terutama media sebagai salah satu sumber informasi dan referensi yang akurat dan terpercaya," terang Arief.
(Baca juga: KPU Jatim Siapkan Bilik Khusus untuk Pemilih Bersuhu Tubuh di Atas 37,3 Derajat )
Menurut Arief, Irjen Fadil memahami betul latarbelakang berdirinya AMSI, yang salah satu misinya adalah memerangi berita hoaks.
"Alhamdulillah pak Jenderal Fadil Imran cukup mengenal AMSI, waktu deklarasi pertama AMSI di Dewan Pers beliau hadir. Sehingga, beliau paham AMSI ini dibutuhkan supaya media bisa profesional, kredibel, melakukan kerja jurnalistik secara profesional. Beliau juga punya background di cyber crime dan memahami pola-pola yang dilakukan masyarakat melalui jaringan internet," jelasnya.
(msd)
Lihat Juga :