Erwin Aksa Kembali Tunjukan Bukti Kegagalan Program Danny Pomanto

Senin, 19 Oktober 2020 - 23:06 WIB
loading...
Erwin Aksa Kembali Tunjukan...
Erwin Aksa melihat salah satu program Danny Pomanto yang dianggap gagal saat menjabat sebagai Wali Kota Makassar. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Pengusaha Nasional, Erwin Aksa , menyayangkan Kota sebesar Makassar tak memiliki program penataan yang jelas dan berkelanjutan.

Secara pembangunan infrastruktur, Kota Makassar sejak dipimpin Wali kota, Moh Ramdhan Pomanto , periode 2013-2018 tak menunjukan perkembangan yang signifikan.

Baca Juga: Kritik Danny Pomanto, Erwin Aksa Sebut Banyak Program Sia-sia

Bahkan menurut Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang konstruksi dan infrastruktur itu, programnya cenderang dibangun tanpa perhitungan yang matang dan pada akhirnya hanya terbengkalai.

Tanpa sengaja salah satu program yang ditemui mangkrak dan tak terurus lagi yakni proyek tempat sampah gendang dua yang berada di Jalan Haji Bau, Senin (19/10/2020).

Awalnya EA akronim nama Ketua DPP Partai Golkar ini rencananya meninjau Apartemen Lorong (Aparong) yang digagas Danny Pomanto di Jalan Teluk Bayur, Kelurahan Maccini Sombala, Tamalate.

"Tadi saya mencoba mencari yang namanya apartemen lorong, program dari Danny Pomanto yang katanya itu adalah program unggulan. Saya keliling mencari itu tapi tidak menemukan apartemen tersebut," tuturnya.

Ia menjelaskan, bahwa Aparong yang digagaskan Danny Pomanto sebenarnya sudah berjalan di kota-kota lain.

"Yang saya tahu dibeberapa kota itu yang namanya apartemen lorong itu istilahnya rusunawa kalau kita sewa, rusunami kalau kita miliki. Program-program ini sudah banyak terjadi di beberapa kota," terangnya.

Baca Juga: Erwin Aksa: 100 Hari Appi-Rahman Terpilih, 20.000 Orang Dapat Kerja

"Contohlah DKI mereka sudah bangun ribuan rusunawa, bahkan sekarang rusunami dengan DP (uang muka) 0 persen. Tentunya kita juga berharap bahwa di kota Makassar juga ada tetapi di era Danny Pomanto menjadi wali kota saya tadi mencari dimana itu Rusun, di mana itu apartemen, saya tidak menemukan," sambungnya.

Setelah itu saat melintas di Jalan Haji Bau, ia melihat tempat sampah gendang dua yang tak lagi difungsikan.

Ia cukup prihatin lantaran proyek tempat sampah gendang dua itu diperadakan dengan menggunakan anggaran APBD namun manfaatnya tak dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Yang saya temukan malah ini gendang dua. Tapi gendang dua inikan APBD saya dengar ada korupsinya, kita lihat berfungsi tidak? Yah tidak karena tidak ada kantong plastiknya," katanya.

Tidak berfungsinya tempat sampah gendang dua ini lanjut Erwin , sebab diperadakan tanpa mempertimbangkan kualitasnya.

Tak hanya itu kekeliruan yang juga hadir yakni Pemkot Makassar di era Danny Pomanto hanya mengandalkan APBD tanpa menggandeng pihak swasta.

Baca Juga: Digugat Perdata oleh QNB, Erwin Aksa: Itu Hal Biasa dalam Bisnis

"Jadi kita lihat tadi ada sumbangan dari united tracktor (tempat sampah) nah itu yang bagus, kuat anti karat. Kalau yang ini dilihat modelnya saja sangat tidak layak. Jadi kita harapkan partisipasi dunia swasta ke depan, CSR-CSR untuk membangun tempat-tempat sampah," paparnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPU Tetapkan Munafri-Aliyah...
KPU Tetapkan Munafri-Aliyah sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar Terpilih
Rela Hujan-hujanan di...
Rela Hujan-hujanan di Kampanye Akbar, Plt Sekjen Perindo Minta Kader All Out Menangkan MULIA
Puji Komitmen Perindo...
Puji Komitmen Perindo Kampanyekan Mulia, Aliyah Mustika Minta Warga Dukung Istri Mantan Wali Kota
Mantan Wali Kota IAS...
Mantan Wali Kota IAS Sebut Munafri Punya Kelebihan, Paling Layak Pimpin Makassar
Kampanyekan MULIA, Ketua...
Kampanyekan MULIA, Ketua DPW Partai Perindo Sulsel: Semua Syarat Kepemimpinan Ada di Paslon Nomor 1
PDIP Buka Pendaftaran...
PDIP Buka Pendaftaran Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
Sekjen Perindo Optimistis...
Sekjen Perindo Optimistis Munafri-Aliyah Menang di Pilkada Makassar
Soal Potensi Kotak Kosong...
Soal Potensi Kotak Kosong di Pilkada 2024, KPU Ingatkan Pengalaman Pilwalkot Makassar
KPU Segera Tetapkan...
KPU Segera Tetapkan Pasangan Calon yang Terpilih di Pilkada Serentak
Rekomendasi
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved