Erwin Aksa: 100 Hari Appi-Rahman Terpilih, 20.000 Orang Dapat Kerja
Senin, 12 Oktober 2020 - 12:39 WIB
loading...
Ketua Tim Pemenangan pasangan Appi-Rahman, Erwin Aksa menjamin 20.000 orang akan dapat pekerjaan dalam 100 hari kerja jika Appi-Rahman terpilih. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Ketua Tim Pemenangan pasangan Appi-Rahman, Erwin Aksa menjamin 20.000 orang akan dapat pekerjaan dalam 100 hari kerja jika Appi-Rahman terpilih jadi wali kota-wakil wali kota Makassar.
"Itu program riil Appi-Rahman. Saya akan kawal itu. Coba cek, ada enggak calon lain yang punya program riil seperti itu, berani janji seperti itu. Ada ji yang bernostalgia seolah-olah hebat dulu padahal omong kosong, adama.. adama.. apanya ada, yang ada bikin rusak ji Makassar," kata Erwin dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2020). (Baca juga: Survei Terbaru Pilwalkot Makassar, Elektabilitas Appi-Rahman Tertinggi)
Menurut Erwin, tingkat kehilangan pekerjaan bagi warga Makassar saat ini sangat tinggi dengan adanya pandemi COVID-19. Itu karena ekonomi sulit, bisnis tidak jalan, sehingga pekerja yang ada dikurangi. (Baca juga: Digugat Perdata oleh QNB, Erwin Aksa: Itu Hal Biasa dalam Bisnis)
Sebelum pandemi pun, tingkat pengangguran tinggi di Makassar. Ekonomi tumbuh tetapi tidak berkualitas dab kurang menyerap tenaga kerja sehingga kesenjangan lebar. Appi-Rahman, kata mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu, baru mulai kampanye sudah merekrut ratusan orang untuk menjalankan program pengendalian penyebaran COVID-19, seperti Duta Sehat, Satgas Kesehatan.
"Tadinya itu anak-anak yang menganggur karena PHK akibat dampak COVID-19. Tetapi Appi-Rahman merekrut dan mempekerjakan. Mereka juga sukarela menjadi relawan karena mereka lihat dan yakin ini program mulia, program kemanusiaan, upaya menyelamatkan manusia dari infeksi virus COVID-19 itu," kata Erwin.
"Itu program riil Appi-Rahman. Saya akan kawal itu. Coba cek, ada enggak calon lain yang punya program riil seperti itu, berani janji seperti itu. Ada ji yang bernostalgia seolah-olah hebat dulu padahal omong kosong, adama.. adama.. apanya ada, yang ada bikin rusak ji Makassar," kata Erwin dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2020). (Baca juga: Survei Terbaru Pilwalkot Makassar, Elektabilitas Appi-Rahman Tertinggi)
Menurut Erwin, tingkat kehilangan pekerjaan bagi warga Makassar saat ini sangat tinggi dengan adanya pandemi COVID-19. Itu karena ekonomi sulit, bisnis tidak jalan, sehingga pekerja yang ada dikurangi. (Baca juga: Digugat Perdata oleh QNB, Erwin Aksa: Itu Hal Biasa dalam Bisnis)
Sebelum pandemi pun, tingkat pengangguran tinggi di Makassar. Ekonomi tumbuh tetapi tidak berkualitas dab kurang menyerap tenaga kerja sehingga kesenjangan lebar. Appi-Rahman, kata mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu, baru mulai kampanye sudah merekrut ratusan orang untuk menjalankan program pengendalian penyebaran COVID-19, seperti Duta Sehat, Satgas Kesehatan.
"Tadinya itu anak-anak yang menganggur karena PHK akibat dampak COVID-19. Tetapi Appi-Rahman merekrut dan mempekerjakan. Mereka juga sukarela menjadi relawan karena mereka lihat dan yakin ini program mulia, program kemanusiaan, upaya menyelamatkan manusia dari infeksi virus COVID-19 itu," kata Erwin.
Lihat Juga :