Cegah Longsor Terulang, Warga Bantaran Sungai Harap Sentuhan Program Anir-Lutfi
Senin, 19 Oktober 2020 - 23:40 WIB
loading...
A
A
A
"Meluap ki air sungai jadi itu tenggelam setengah rumahku. Bersamaan sama banjir di Jeneponto itu. Mengungsi ka waktu itu, Itumi sepotong ji ini rumah, hanyut ki bawahnya. Baru pi itu dipondasi. Na sudah juga ditimbun tanah pakai truk besar tiga kali sama kakakku," kata ibu dua anak ini.
Dia menjelaskan, respon pemerintah sampai saat ini belum jelas. Seharusnya, lanjut dia, dibuat semacam tanggul yang sama dengan sebelah kiri sungai.
Baca Juga: Tak Nikmati Air Bendungan Tabo-tabo, Warga Curhat ke Anir-Lutfi
"Maunya dibangun juga seperti yang di sebelahnya (menunjuk tanggul/bronjong sungai) biar pas hujan nyenyak tidur. Sudah sering difoto tetapi sampai sekarang begitu ji, belum ada tindak lanjut, tidak ada perubahan, begitu-begitu ji," jelasnya.
Wanita 37 tahun ini berharap, kelak ketika Anir-Lutfi duduk sebagai kepala daerah, ada pembangunan berupa tanggul penahan di bantaran sungai Pangkep agar warga yang bermukim di sekitar lokasi, tidak waswas lagi.
Dia menjelaskan, respon pemerintah sampai saat ini belum jelas. Seharusnya, lanjut dia, dibuat semacam tanggul yang sama dengan sebelah kiri sungai.
Baca Juga: Tak Nikmati Air Bendungan Tabo-tabo, Warga Curhat ke Anir-Lutfi
"Maunya dibangun juga seperti yang di sebelahnya (menunjuk tanggul/bronjong sungai) biar pas hujan nyenyak tidur. Sudah sering difoto tetapi sampai sekarang begitu ji, belum ada tindak lanjut, tidak ada perubahan, begitu-begitu ji," jelasnya.
Wanita 37 tahun ini berharap, kelak ketika Anir-Lutfi duduk sebagai kepala daerah, ada pembangunan berupa tanggul penahan di bantaran sungai Pangkep agar warga yang bermukim di sekitar lokasi, tidak waswas lagi.
Lihat Juga :