Undang 3 Pakar, Pansus DPRD Sebut Jakarta Belum Punya Masterplan Pengendalian Banjir
Senin, 19 Oktober 2020 - 19:31 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Panitia Khusus (Pansus) Banjir DPRD DKI Jakarta mengundang tiga pakar perkotaan untuk mencari tahu bagaimana mengendalikan banjir di Ibu Kota. Salah satu masalah terungkap, Pemprov DKI Jakarta belum memiliki master plan terintegrasi pengendalian banjir.
Ketua Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, mengatakan, rapat Pansus Banjir yang digelar hari ini mengundang tiga pakar. Mereka adalah Pakar Bioteknologi Lingkungan Universitas Indonesia Firdaus Ali, Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti Nirwono Joga dan Yayat Supriyatna.
Berdasarkan hasil diskusi, ketiganya kurang lebih memiliki pendapat yang sama, yaitu bahwa Pemprov DKI Jakarta belum memiliki keinginan politik, baik secara program maupun anggaran untuk menuntaskan masalah banjir. (Baca juga: Butuh Waktu 8 Tahun untuk Normalisasi Kali, DKI Minta Bantuan Pengembang Perumahan)
"Nanti dari pihak eksekutif bisa saja membantah punya narasi segala macam. Tapi yang jelas sampai hari ini warga Jakarta bisa merasakan banjir tidak selesai," kata Zita Anjani di DPRD DKI Jakarta, Senin (19/10/2020).
Zita menjelaskan, untuk mengendalikan banjir di Jakarta, Gubernur selaku eksekutif yang menjalankan kegiatan harus memiliki keinginan politik dan keseriusan mengatasi banjir.
Ketua Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, mengatakan, rapat Pansus Banjir yang digelar hari ini mengundang tiga pakar. Mereka adalah Pakar Bioteknologi Lingkungan Universitas Indonesia Firdaus Ali, Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti Nirwono Joga dan Yayat Supriyatna.
Berdasarkan hasil diskusi, ketiganya kurang lebih memiliki pendapat yang sama, yaitu bahwa Pemprov DKI Jakarta belum memiliki keinginan politik, baik secara program maupun anggaran untuk menuntaskan masalah banjir. (Baca juga: Butuh Waktu 8 Tahun untuk Normalisasi Kali, DKI Minta Bantuan Pengembang Perumahan)
"Nanti dari pihak eksekutif bisa saja membantah punya narasi segala macam. Tapi yang jelas sampai hari ini warga Jakarta bisa merasakan banjir tidak selesai," kata Zita Anjani di DPRD DKI Jakarta, Senin (19/10/2020).
Zita menjelaskan, untuk mengendalikan banjir di Jakarta, Gubernur selaku eksekutif yang menjalankan kegiatan harus memiliki keinginan politik dan keseriusan mengatasi banjir.
Lihat Juga :