Screening dan Tracing di Jatim Tembus 1 Juta Test, Kasus Aktif COVID-19 Tersisa 5,56 Persen
Minggu, 18 Oktober 2020 - 14:53 WIB
loading...
A
A
A
Khofifah menjelaskan, screening di Jatim utamanya difokuskan pada lokasi yang beresiko tinggi maupun kontak erat pasien positif COVID-19. Selain operasi Yustisi yang sangat efektif meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan, screening, tracing dan isolasi ini juga cukup efektif dilaksanakan di Jatim.
(Baca juga: Pemprov Jatim Tunggu Distribusi Vaksin COVID-19 Dari Pusat )
"Saya mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Jatim yang telah patuh dan bersedia dilakukan screening dan isolasi. Tak lupa juga terimakasih kepada TNI, Polri, Nakes dan Relawan yang bekerja keras dalam proses screening maupun tracing. Alhamdulillah dari 385.666 kontak erat yang ditemukan, hanya 66 orang yang menolak dilakukan isolasi dan pemeriksaan," urai mantan Mensos RI ini.
Lebih lanjut disampaikan Khofifah, meskipun adanya tren yang menggembirakan dalam penurunan COVID-19. Dirinya, juga terus mengingatkan agar protokol kesehatan harus terus di patuhi dan masyarakat tidak perlu takut untuk dilakukan screening.
"Meski Jatim sudah terbebas dari Zona Merah, namun COVID-19 di Jatim masih belum berhenti penyebarannya, karenanya jangan sampai kendor untuk terus patuh protokol kesehatan. Kerjasama antara Pemerintah, TNI, Polri, Nakes dan masyarakat di Jatim yang menunjukkan hasil yang baik ini harus terus dipertahankan sambil menunggu vaksin yang diberikan untuk masyarakat," urai Khofifah.
(Baca juga: Pemprov Jatim Tunggu Distribusi Vaksin COVID-19 Dari Pusat )
"Saya mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Jatim yang telah patuh dan bersedia dilakukan screening dan isolasi. Tak lupa juga terimakasih kepada TNI, Polri, Nakes dan Relawan yang bekerja keras dalam proses screening maupun tracing. Alhamdulillah dari 385.666 kontak erat yang ditemukan, hanya 66 orang yang menolak dilakukan isolasi dan pemeriksaan," urai mantan Mensos RI ini.
Lebih lanjut disampaikan Khofifah, meskipun adanya tren yang menggembirakan dalam penurunan COVID-19. Dirinya, juga terus mengingatkan agar protokol kesehatan harus terus di patuhi dan masyarakat tidak perlu takut untuk dilakukan screening.
"Meski Jatim sudah terbebas dari Zona Merah, namun COVID-19 di Jatim masih belum berhenti penyebarannya, karenanya jangan sampai kendor untuk terus patuh protokol kesehatan. Kerjasama antara Pemerintah, TNI, Polri, Nakes dan masyarakat di Jatim yang menunjukkan hasil yang baik ini harus terus dipertahankan sambil menunggu vaksin yang diberikan untuk masyarakat," urai Khofifah.
Lihat Juga :