Positif COVID-19 Blitar Membludak, 2 Hari 12 Kasus Baru
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Cerita berbeda dialami warga Bangle, Kecamatan Kanigoro. Saat melakukan USG di salah satu klinik, yang bersangkutan diminta melakukan rapid test. Hasilnya reaktif. Dan setelah dilakukan swab test, ternyata terkonfirmasi positif COVID-19.
Saat ini yang bersangkutan menjalani perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. "Belum diketahui kluster dari mana," terang Krisna Yekti. Sementara istri dan dua anak pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia asal Desa Pakisrejo, Kecamatan Srengat, juga dinyatakan positif.
Saat ini ketiganya menjalani isolasi di gedung LEC Garum. Sedangkan empat kasus baru pada Sabtu ini (17/9) merupakan warga Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Desa/Kecamatan Wlingi, Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok, dan Desa Selokajang Kecamatan Srengat.
Salah satu pasien asal Kecamatan Sanankulon terpapar COVID-19 setelah bekerja dari Kalimantan. Kemudian pasien Wlingi yang awalnya mengeluh sesak nafas dan lemas, setelah dibawa ke RS Malang dan diswab, hasilnya terkonfirmasi positif COVID-19. "Dua pasien diisolasi di LEC Garum dan dua lainnya dirawat di rumah sakit," jelas Krisna Yekti.
Tercatat hingga 17 Oktober, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 697 kasus. Perinciannya, 593 orang sembuh, 49 meninggal dunia, 33 dirawat di rumah sakit dan selebihnya menjalani isolasi.
Saat ini yang bersangkutan menjalani perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. "Belum diketahui kluster dari mana," terang Krisna Yekti. Sementara istri dan dua anak pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia asal Desa Pakisrejo, Kecamatan Srengat, juga dinyatakan positif.
Saat ini ketiganya menjalani isolasi di gedung LEC Garum. Sedangkan empat kasus baru pada Sabtu ini (17/9) merupakan warga Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Desa/Kecamatan Wlingi, Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok, dan Desa Selokajang Kecamatan Srengat.
Salah satu pasien asal Kecamatan Sanankulon terpapar COVID-19 setelah bekerja dari Kalimantan. Kemudian pasien Wlingi yang awalnya mengeluh sesak nafas dan lemas, setelah dibawa ke RS Malang dan diswab, hasilnya terkonfirmasi positif COVID-19. "Dua pasien diisolasi di LEC Garum dan dua lainnya dirawat di rumah sakit," jelas Krisna Yekti.
Tercatat hingga 17 Oktober, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 697 kasus. Perinciannya, 593 orang sembuh, 49 meninggal dunia, 33 dirawat di rumah sakit dan selebihnya menjalani isolasi.
(nun)
Lihat Juga :