Update Corona DIY, Positif 3258 Kasus, Sembuh 2551 Kasus
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 17:56 WIB
loading...
Hingga Sabtu (17/10/2020) pukul 16.30 WIB. Tercatat ada 3285 kasus terkonfirmasi COVID-19 di DIY. Foto Ilustrasi : DOK SINDOnews
A
A
A
YOGYAKARTA - Gugus tugas penangganan COVD-19 DIY memperbaharui data kasus virus Corona (COVID-19), Sabtu (17/10/2020) pukul 16.30 WIB. Tercatat ada 3285 kasus terkonfirmasi COVID-19 di DIY. Dari jumlah ini, yang masih dirawat sebanyak 649 orang, sembuh 2551 orang dan meninggal 85 orang.
Dibandingkan dengan Jumat (16/10/2020), ada penambahan 24 kasus positif terkonfirmasi COVID-19 dan pasien yang sembuh COVID-19 sebanyak 48 kasus.(Baca juga : Miris, Puluhan Pekerja PT JTT Dirumahkan Tanpa Gaji )
Gugus tugas penangganan COVID-19 DIY juga melaporkan jumlah suspek COVID-19 , sebanyak 13382 kasus. Jumah ini bertambah1 24 kasus dibandingkan hari sebelumya, yakni 13358 kasus.
Juru Bicara Gugus Tugas Penangganan COVID-19 DIY, Berty Murtiningsih mengatakan, penambahan 24 kasus terkonfirmasi positif ini hasil pemeriksaan 503 sampel dari 477 orang. Kasus itu tercatat sebagai kasus 3267 sampai 3290.
“Tambahan 24 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut, paling banyak di Yogyakarta 10 kasus, disusul Bantul dan Kulonprogo, masing-masing lima kasus, Sleman tiga kasus dan Gunungkidul satu kasus,” kata Berty dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2020).
Dibandingkan dengan Jumat (16/10/2020), ada penambahan 24 kasus positif terkonfirmasi COVID-19 dan pasien yang sembuh COVID-19 sebanyak 48 kasus.(Baca juga : Miris, Puluhan Pekerja PT JTT Dirumahkan Tanpa Gaji )
Gugus tugas penangganan COVID-19 DIY juga melaporkan jumlah suspek COVID-19 , sebanyak 13382 kasus. Jumah ini bertambah1 24 kasus dibandingkan hari sebelumya, yakni 13358 kasus.
Juru Bicara Gugus Tugas Penangganan COVID-19 DIY, Berty Murtiningsih mengatakan, penambahan 24 kasus terkonfirmasi positif ini hasil pemeriksaan 503 sampel dari 477 orang. Kasus itu tercatat sebagai kasus 3267 sampai 3290.
“Tambahan 24 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut, paling banyak di Yogyakarta 10 kasus, disusul Bantul dan Kulonprogo, masing-masing lima kasus, Sleman tiga kasus dan Gunungkidul satu kasus,” kata Berty dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2020).
Lihat Juga :