Belum Ada Pembeli Melapor, Dinkes Solo Sulit Lacak Klaster Warung Soto

loading...
Belum Ada Pembeli Melapor, Dinkes Solo Sulit Lacak Klaster Warung Soto
Lukisan mural tentang bahaya virus Corona penyebab COVID-19. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
SOLO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo, Jawa Tengah, kesulitan melakukan tracking lanjutan guna melacak klaster warung soto di Kelurahan Kepatihan Kulon.

Sampai kini belum ada pembeli yang melapor meski telah diumumkan setelah penjual warung soto terkonfirmasi positif COVID-19. (BACA JUGA:Tertular COVID-19 dari Pembeli, Begini Kondisi Pedagang Soto di Solo)

"Sampai saat ini belum ada yang melapor. Jadi dari klaster ini belum ada penambahan," kata Kepala Dinkes Solo Siti Wahyuningsih, Jumat (16/10/2020). (BACA JUGA:Waduh, Penjual Soto di Solo Positif COVID-19 Pembeli Diminta Hubungi Puskesmas)

Pihaknya sangat menyayangkan karena hal itu menyulitkan petugas untuk melakukan tracking. Jika tidak terlacak, berpotensi menularkan lebih banyak kepada orang lain. Pihaknya berkaca pada kasus klaster tahu kupat yang terjadi beberapa waktu lalu.



Pengumuman agar pembeli untuk melapor telah ditempelkan ke warung soto, Kantor Kelurahan Kepatihan Kulon dan Puskesmas Purwodiningratan. (BACA JUGA:Pandemi COVID, 70% Milenial dan Gen Z Termotivasi Bikin Konten Edukasi TikTok)

"Kalau yang klaster tahu kupat dulu kami langsung mengisolasi satu kawasan. Bahkan ada dua warga yang punya riwayat makan di sana, setelah tahu pedagangnya positif COVID-19, mereka langsung melapor sendiri," ujar Siti.

Siti menuturkan, pihaknya tidak mengetahui kenapa pada klaster warung soto tidak ada warga yang melapor. Namun dia berharap warga yang menjadi langganan segera melapor ke Dinkes jika mengalami gejala COVID-19.



"Kalau warung soto kan biasanya pelanggannya dari warga sekitar. Saya nggak tahu kenapa tidak ada yang melapor. Ya mudah-mudahan tidak ada yang bergejala,” tutur Kadinkes Solo.

Munculnya klaster warung soto berawal ketika ada satu keluarga yang makan di sana saat swab mandiri. Ketika hasil swab keluar, mereka yang terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak, dinyatakan positif COVID-19. Setelah ditelusuri, penjual warung soto juga positif terpapar virus Corona.
(awd)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top