Perkosa dan Cabuli Pasien, Dukun Cabul Asal Gresik Dibekuk Polisi
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 21:14 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
SIDOARJO - Polresta Sidoarjo membekuk dukun cabul asal Menganti, Kabupaten Gresik, Jumat (16/10/2020). Pria bernama Khodar (56) tersebut diamankan karena memerkosa dan mencabuli beberapa korban. Satu di antaranya anak di bawah umur.
Aksi bejat ini dilakukan pelaku dengan dalih memberikan kekuatan mistis. Caranya, pelaku memberikan minuman kepada korban dan jimat di dalam kamar pengobatan. Saat itulah korban dicabuli.
Aksi bejat pelaku terbongkar setelah salah seorang korban mengadu kepada orang tuanya. Kejadian tersebut membuat orang tua korban murka dan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
(Baca juga: Tak Terima Dibilang Anunya Kecil dan Loyo di Ranjang, PNS di Probolinggo Laporkan Istri ke Polisi )
“Korban dicabuli saat ritual pengobatan. Peristiwa itu terjadi di kamar korban,” kata Kasat Reskrim Polreta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha, Jumat (16/10/2020).
Ambuka mengatakan, kejadian tersebut bermula dari keinginan ibu korban untuk memagari anaknya dari pengaruh jahat. Selanjutnya ibu korban memanggil pelaku ke rumah untuk memberikan pagar kekuatan gaib pada anaknnya.
Sampai di rumah, pelaku langsung mengajak korban masuk ke dalam kamar. Alasannya untuk proses ritual. (Baca juga: Satgas Perisai Sakti 2020 Patroli Bersama di Perairan Ambalat )
Aksi bejat ini dilakukan pelaku dengan dalih memberikan kekuatan mistis. Caranya, pelaku memberikan minuman kepada korban dan jimat di dalam kamar pengobatan. Saat itulah korban dicabuli.
Aksi bejat pelaku terbongkar setelah salah seorang korban mengadu kepada orang tuanya. Kejadian tersebut membuat orang tua korban murka dan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
(Baca juga: Tak Terima Dibilang Anunya Kecil dan Loyo di Ranjang, PNS di Probolinggo Laporkan Istri ke Polisi )
“Korban dicabuli saat ritual pengobatan. Peristiwa itu terjadi di kamar korban,” kata Kasat Reskrim Polreta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha, Jumat (16/10/2020).
Ambuka mengatakan, kejadian tersebut bermula dari keinginan ibu korban untuk memagari anaknya dari pengaruh jahat. Selanjutnya ibu korban memanggil pelaku ke rumah untuk memberikan pagar kekuatan gaib pada anaknnya.
Sampai di rumah, pelaku langsung mengajak korban masuk ke dalam kamar. Alasannya untuk proses ritual. (Baca juga: Satgas Perisai Sakti 2020 Patroli Bersama di Perairan Ambalat )
Lihat Juga :