Cegah Pelajar Demo, Sekolah Diminta Lakukan Absen Virtual Rutin
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 16:58 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan begitu tentunya dia jadi terbatas di rumah saja dan terpantau orang tuanya juga, lalu dikasih juga tugas tambahan di atas jam 1 (13.00 WIB) selain dari tugas BDR itu," tuturnya.
Selain itu, tambahnya, dia juga sudah menginstruksikan pada sekolah-sekolah di Jakarta Selatan agar melakukan pertemuan virtual secara rutin, yang mana dihadiri oleh orang tua dan pihak sekolah juga, khususnya anak SMP kelas 7-9 dan SMA kelas 10-12. Dengan begitu, diharapkan para pelajar pun bisa dicegah untuk tak ikut-ikutan melakukan aksi demo, apalagi sampai membuat rusuh.
"Dengan pertemuan secara virtual artinya terjadi diskusi antara pihak sekolah dan murid-murid, yang mana diharapkan kita semua bisa sama-sama menjaga," katanya.
Selain itu, tambahnya, dia juga sudah menginstruksikan pada sekolah-sekolah di Jakarta Selatan agar melakukan pertemuan virtual secara rutin, yang mana dihadiri oleh orang tua dan pihak sekolah juga, khususnya anak SMP kelas 7-9 dan SMA kelas 10-12. Dengan begitu, diharapkan para pelajar pun bisa dicegah untuk tak ikut-ikutan melakukan aksi demo, apalagi sampai membuat rusuh.
"Dengan pertemuan secara virtual artinya terjadi diskusi antara pihak sekolah dan murid-murid, yang mana diharapkan kita semua bisa sama-sama menjaga," katanya.
(mhd)
Lihat Juga :