Bantu Digitalisasi Ekonomi, MAJU Bakal Beri Pelatihan ke Pedagang
Kamis, 15 Oktober 2020 - 18:48 WIB
loading...
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) berkomitmen mewujudkan digitalisasi ekonomi di Kota Pahlawan. Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya , Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) berkomitmen mewujudkan digitalisasi ekonomi di Kota Pahlawan. Dalam komitmennya, Cak Machfud mengupayakan memberikan bantuan pelatihan kepada seluruh pedagang se-Surabaya agar dapat mengambil peran di dalam ekonomi digital.
Dia menyatakan, semakin berkembangnya zaman kemajuan teknologi menuntut masyarakat untuk terus berkembang dan beradaptasi. Salah satunya adalah ekonomi digital yang sudah ada di depan mata saat ini. (Baca juga: Machfud Arifin Berkomitmen Membangun untuk Milenial Surabaya)
"Pegiat ekonomi kita, seperti pedagang akan kita libatkan di dalam ekonomi digital. Mereka akan kita bantu agar berkembang termasuk di dalam sektor ekonomi digital," ungkap Cak Machfud, Kamis (15/10/2020). (Baca juga: Pensiun, Mantan Dosen di Denpasar Bali Ini Malah Nyabu)
Pria kelahiran Ketintang ini mengatakan, kota-kota lain sudah beradaptasi ekonomi digital, di mana para pedagang seperti sayur mayur bahkan bisa menjajakan dagangannya melalui metode dalam jaringan (daring).
Selain memberikan kemudahan dalam berbelanja, metode ini juga menguntungkan berbagai pihak. Di antaranya adalah masyarakat yang berprofesi sebagai penyedia jasa antar jemput.
Dia menyatakan, semakin berkembangnya zaman kemajuan teknologi menuntut masyarakat untuk terus berkembang dan beradaptasi. Salah satunya adalah ekonomi digital yang sudah ada di depan mata saat ini. (Baca juga: Machfud Arifin Berkomitmen Membangun untuk Milenial Surabaya)
"Pegiat ekonomi kita, seperti pedagang akan kita libatkan di dalam ekonomi digital. Mereka akan kita bantu agar berkembang termasuk di dalam sektor ekonomi digital," ungkap Cak Machfud, Kamis (15/10/2020). (Baca juga: Pensiun, Mantan Dosen di Denpasar Bali Ini Malah Nyabu)
Pria kelahiran Ketintang ini mengatakan, kota-kota lain sudah beradaptasi ekonomi digital, di mana para pedagang seperti sayur mayur bahkan bisa menjajakan dagangannya melalui metode dalam jaringan (daring).
Selain memberikan kemudahan dalam berbelanja, metode ini juga menguntungkan berbagai pihak. Di antaranya adalah masyarakat yang berprofesi sebagai penyedia jasa antar jemput.
Lihat Juga :