Cerita Warga Kwitang Soal Tembakan Gas Air Mata Polisi di Permukiman
Kamis, 15 Oktober 2020 - 06:10 WIB
loading...
A
A
A
Begitu kejadian, ia langsung menutup warkop miliknya. Pasukan Brimob yang mengejar massa tiba-tiba merangsek masuk ke pemukiman warga. (Baca juga: Tak Setuju Pelajar Demo Dikeluarkan dari Sekolah, Anies: Kasih Tugas Bahas UU Cipta Kerja )
"Masih buka warkop mas, wah itu langsung saya tutup. Portal depan sudah ditutup. Brimob nembakin gas air mata dari depan portal," sambungnya. (Baca juga: Pengamat Sebut Tak Ada Aktor Tunggal di Balik Demo UU Cipta Kerja )
Bambang melanjutkan, jika portal tidak ditutup oleh warga, besar kemungkinan pasukan Brimob masuk ke pemukiman untuk menangkap massa perusuh. Tak hanya itu, pasukan Brimob juga disebut sempat menendang-nendang portal.
"Tapi brimob tidak sampai masuk, kalau tidak di portal, pasti masuk. Karena mereka terhalang portal, polisi saja sampai nendang-nendang portal," beber Bambang.
"Masih buka warkop mas, wah itu langsung saya tutup. Portal depan sudah ditutup. Brimob nembakin gas air mata dari depan portal," sambungnya. (Baca juga: Pengamat Sebut Tak Ada Aktor Tunggal di Balik Demo UU Cipta Kerja )
Bambang melanjutkan, jika portal tidak ditutup oleh warga, besar kemungkinan pasukan Brimob masuk ke pemukiman untuk menangkap massa perusuh. Tak hanya itu, pasukan Brimob juga disebut sempat menendang-nendang portal.
"Tapi brimob tidak sampai masuk, kalau tidak di portal, pasti masuk. Karena mereka terhalang portal, polisi saja sampai nendang-nendang portal," beber Bambang.
(mhd)
Lihat Juga :