Cerita Warga Kwitang Soal Tembakan Gas Air Mata Polisi di Permukiman

Kamis, 15 Oktober 2020 - 06:10 WIB
loading...
Cerita Warga Kwitang...
Polisi menembakan gas air mata ke arah massa peserta unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja yang ricuh di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (13/10/2020). Foto/Dok/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Warga Kwitang, Senen, Jakarta Pusat menceritakan soal adanya aksi sweeping dari Pasukan Brimob saat mengejar para demonstrans usai Aksi 1310, Selasa 13 OKtober 2020.

Di kawasan Masjid Al - Riyadh Kwitang, Jalan Kembang VI, warga yang bermukim di sana merasa terusik lantaran ada tembakan gas air mata yang dilepaskan oleh aparat kepolisian.



Bambang pemilik warkop yang berjualan tak jauh dari masjid menyebutkan, kejadian tersebut terjadi pukul 20.00 WIB. Menurut mereka berdua, insiden tembakan gas air mata terjadi karena massa perusuh kabur ke sekitar lokasi.

"Itu kan massa dari luar kabur ke sini. Mereka di udak ke sini. Kami kan yang tidak tahu apa-apa, yang lagi di sini malah kena sasaran," kata Bambang saat dijumpai, Rabu 14 Oktober 2020.

Begitu kejadian, ia langsung menutup warkop miliknya. Pasukan Brimob yang mengejar massa tiba-tiba merangsek masuk ke pemukiman warga. (Baca juga: Tak Setuju Pelajar Demo Dikeluarkan dari Sekolah, Anies: Kasih Tugas Bahas UU Cipta Kerja )

"Masih buka warkop mas, wah itu langsung saya tutup. Portal depan sudah ditutup. Brimob nembakin gas air mata dari depan portal," sambungnya. (Baca juga: Pengamat Sebut Tak Ada Aktor Tunggal di Balik Demo UU Cipta Kerja )

Bambang melanjutkan, jika portal tidak ditutup oleh warga, besar kemungkinan pasukan Brimob masuk ke pemukiman untuk menangkap massa perusuh. Tak hanya itu, pasukan Brimob juga disebut sempat menendang-nendang portal.

"Tapi brimob tidak sampai masuk, kalau tidak di portal, pasti masuk. Karena mereka terhalang portal, polisi saja sampai nendang-nendang portal," beber Bambang.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
TPF LN HAM Dalami Unsur...
TPF LN HAM Dalami Unsur Sistematis Kericuhan Unjuk Rasa Agustus 2025
Admin Instagram Bekasi...
Admin Instagram Bekasi Menggugat Divonis 7 Bulan Penjara di Kasus Demo Agustus 2025
Rekomendasi
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 2: Hancurnya Rumah Tangga Mila, Jaka Terpojok!
Berita Terkini
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Infografis
Respons Kemlu Soal Relokasi...
Respons Kemlu Soal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved