Wali Kota Bogor Sebut Pekan Ini Bogor Zona Oranye Covid-19
Rabu, 14 Oktober 2020 - 12:20 WIB
loading...
A
A
A
Keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 per 11 Oktober 2020 sebesar 51% dan tempat tidur ICU sebesar 64%. Sementara di Pusat isolasi BNN Lido dengan kapasitas 100 tempat tidur, terisi 33 (33%). Rinciannya, pasien asal Kota Bogor sebanyak 88 orang (44,7%), pasien asal Kabupaten Bogor 83 orang (42,1%) dan pasien asal kota lain 26 orang (13,2%).
“Kami melihat trennya masih sama, klaster terbesar adalah klaster keluarga. Namun apabila didalami, klaster keluarga itu terpapar karena dua hal, yakni dari tempat kerja, kedua dari luar kota. Sedangkan penularan agak minim terjadi di rumah makan dan restoran. Forkopimda sepakat untuk menguatkan pengawasan di perkantoran,” ujarnya.
Dengan kembalinya Kota Bogor ke zona oranye, Pemkot Bogor pun kembali menyesuaikan kebijakan, khususnya untuk sektor ekonomi. “Ada beberapa kebijakan ke depan yang disesuaikan. Pertama Forkopimda sepakat untuk menyesuaikan kembali jam operasional untuk rumah makan, restoran dan unit ekonomi menjadi jam 9 malam dan di atas itu diperbolehkan untuk layanan antar,” pungkas Bima.
“Kami melihat trennya masih sama, klaster terbesar adalah klaster keluarga. Namun apabila didalami, klaster keluarga itu terpapar karena dua hal, yakni dari tempat kerja, kedua dari luar kota. Sedangkan penularan agak minim terjadi di rumah makan dan restoran. Forkopimda sepakat untuk menguatkan pengawasan di perkantoran,” ujarnya.
Dengan kembalinya Kota Bogor ke zona oranye, Pemkot Bogor pun kembali menyesuaikan kebijakan, khususnya untuk sektor ekonomi. “Ada beberapa kebijakan ke depan yang disesuaikan. Pertama Forkopimda sepakat untuk menyesuaikan kembali jam operasional untuk rumah makan, restoran dan unit ekonomi menjadi jam 9 malam dan di atas itu diperbolehkan untuk layanan antar,” pungkas Bima.
(hab)
Lihat Juga :