Langgar Hukum, Ratusan Jamaah Tabligh Indonesia Ditahan di India

Rabu, 06 Mei 2020 - 19:49 WIB
loading...
Langgar Hukum, Ratusan...
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan, ada ratusan jamaah tabligh asal Indonesia di India yang dilaporkan ke polisi, karena diduga melanggar hukum. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan, ada ratusan jamaah tabligh asal Indonesia di India yang dilaporkan ke polisi, karena diduga melanggar hukum. Kebanyakan dari mereka diduga melanggar peraturan imigrasi dan karantina terkait Covid-19.

Retno menuturkan, total jamaah tabligh Indonesia di India sekitar 727. Hingga kemarin, ucapnya, 276 jamaah tabligh Indonesia di India telah dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan sejumlah pelanggaran terhadap peraturan karantina dan imigrasi

"Dari 276, 138 jamaah tabligh Indonesia di India berada di tahanan pengadilan dan sedang menanti proses hukum lebih lanjut," ucap Retno saat menggelar konferensi pers virtual pada Rabu (6/5/2020).

Dia lalu mengatakan, masalah jamaah tabligh Indonesia di India bukan sesuatu yang mudah. Meski demikian, pihaknya telah menaruh perhatian mengenai hal ini sedari awal.

"Presiden Joko Widodo telah membahas masalah ini dengan Perdana Menteri Narendra Modi saat keduanya melakukan pembicaraan telefon dan saya juga turut membahas hal ini saat berbicara dengan Menteri Luar Negeri India," ujarnya.

Dirinya menambahan, perwakilan Indonesia di India terus memantau dengan dekat kondisi semua WNI, termasuk jemaah tabligh, mengintensifkan komunikasi, baik dengan perwakilan jemaah tabligh maupun otoritas India, serta terus menghadirkan layanan konsuler dan hukum bagi mereka yang membutuhkan.
(zai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengirim Teror Bom Pesawat...
Pengirim Teror Bom Pesawat Saudi Airlines Terdeteksi di India
Kisah Tentara Muslim...
Kisah Tentara Muslim India Khianati Inggris demi Dukung Perjuangan Indonesia
Kisah Hayam Wuruk Mencetuskan...
Kisah Hayam Wuruk Mencetuskan Kutara Manawa dengan Berpijak Kitab India
Giliran Dubes India...
Giliran Dubes India Berikan Ucapkan Selamat ke Gibran Rakabuming Raka
Viral Sekelompok Preman...
Viral Sekelompok Preman Aniaya WN India Secara Brutal di Medan, Begini Faktanya
Persahabatan 2 Negara...
Persahabatan 2 Negara Asia dengan Kerajaan Sriwijaya hingga Dibuatkan Prasasti Khusus
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Rekomendasi
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
Berita Terkini
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved