Gaet Investasi Asing Saat Pandemi, DPRD Jatim Apresiasi Pemprov
Minggu, 11 Oktober 2020 - 21:51 WIB
loading...
A
A
A
Ia optimis pertumbuhan ekonomi Jatim akan dapat mengembalikan pada tren positif dari kontraksi saat ini sampai pada level minus 5.9%. "Ini tren positif bagi pertumbuhan ekonomi Jatim ke depan," imbuh Ketua DPW Perempuan Bangsa Jatim itu.
Terpisah, Muzammil Syafi'i Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Jatim mengatakan, Jatim masih bisa dijadikan tujuan investasi walaupun saat ini masih masa pandemi. Ia menyebut lokasi investasi yang masih terbuka lebar bagi investor sesuai RTRW adalah Pasuruan, Mojokerto, dan Gresik.
Iklim investasi yang itu karena adanya gubernur bersama Forkopimda Jatim bisa menciptakan keamanan dan politik stabil dan tidak ada gejolak yang mengganggu. Kalau pun kemarin ada unjuk rasa ricuh, itu imbas konstelasi nasional.
Mantan Wakil Bupati Pasuruan ini mengakui memang untuk upah minimum kabupaten/kota (UMK) untuk ring satu cukup tinggi. Tapi kalau investasi deng anteknologi agak tinggi, masih feasible (layak). (Baca juga: Jejak Bhatara Katong, Putra Brawijaya V Raja Terakhir Majapahit )
"Langkah pemprov memberikan kemudahan-kemudahan dari sisi perizinan sesuai dengan program East Super Java Corridor (ESJC) ikut menunjang iklim investasi yng baik di Jatim," ujar politisi yang akrab disapa Buya itu.
Terpisah, Muzammil Syafi'i Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Jatim mengatakan, Jatim masih bisa dijadikan tujuan investasi walaupun saat ini masih masa pandemi. Ia menyebut lokasi investasi yang masih terbuka lebar bagi investor sesuai RTRW adalah Pasuruan, Mojokerto, dan Gresik.
Iklim investasi yang itu karena adanya gubernur bersama Forkopimda Jatim bisa menciptakan keamanan dan politik stabil dan tidak ada gejolak yang mengganggu. Kalau pun kemarin ada unjuk rasa ricuh, itu imbas konstelasi nasional.
Mantan Wakil Bupati Pasuruan ini mengakui memang untuk upah minimum kabupaten/kota (UMK) untuk ring satu cukup tinggi. Tapi kalau investasi deng anteknologi agak tinggi, masih feasible (layak). (Baca juga: Jejak Bhatara Katong, Putra Brawijaya V Raja Terakhir Majapahit )
"Langkah pemprov memberikan kemudahan-kemudahan dari sisi perizinan sesuai dengan program East Super Java Corridor (ESJC) ikut menunjang iklim investasi yng baik di Jatim," ujar politisi yang akrab disapa Buya itu.
Lihat Juga :