Yuk, Cegah Stroke dengan Cara Menari
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Fibrilasi atrium adalah suatu keadaan dimana serambi (atrium) jantung tidak berkontraksi secara normal atau hanya terjadi fibrilasi, menyebabkan jantung berdenyut secara ireguler.
"Nah, keadaan ini menyebabkan aliran darah di serambi jantung menjadi stasis dan mudah terbentuk bekuan darah. Bekuan darah pada ruang jantung tersebut yang apabila terlepas dapat menyebabkan sumbatan aliran darah otak (cardioembolic)," kata Vekky Sariowan dalam kesempatan Webinar, Jumat, (09/10/2020) di Kota Manado. (BACA JUGA: Aktivitas Fisik Ringan Baik untuk Penderita Stroke)
Salah satu langkah awal untuk mencegah terjadinya stroke adalah dengan melakukan deteksi dini penyakit fibrilasi atrium.
Pencegahan dan Pengobatan Stroke
Pedoman terbaru yang diterbitkan oleh perhimpunan dokter spesialis kardiovaskular Eropa 2020, bahwa salah satu metode deteksi penyakit Fibrilasi Atrium adalah meraba nadi sendiri, terutama pada individu berusia lebih dari 65 tahun.
Hal ini dilatarbelakangi karena lebih dari 30% penderita fibrilasi atrium gejala awalnya yakni stoke.
"Nah, keadaan ini menyebabkan aliran darah di serambi jantung menjadi stasis dan mudah terbentuk bekuan darah. Bekuan darah pada ruang jantung tersebut yang apabila terlepas dapat menyebabkan sumbatan aliran darah otak (cardioembolic)," kata Vekky Sariowan dalam kesempatan Webinar, Jumat, (09/10/2020) di Kota Manado. (BACA JUGA: Aktivitas Fisik Ringan Baik untuk Penderita Stroke)
Salah satu langkah awal untuk mencegah terjadinya stroke adalah dengan melakukan deteksi dini penyakit fibrilasi atrium.
Pencegahan dan Pengobatan Stroke
Pedoman terbaru yang diterbitkan oleh perhimpunan dokter spesialis kardiovaskular Eropa 2020, bahwa salah satu metode deteksi penyakit Fibrilasi Atrium adalah meraba nadi sendiri, terutama pada individu berusia lebih dari 65 tahun.
Hal ini dilatarbelakangi karena lebih dari 30% penderita fibrilasi atrium gejala awalnya yakni stoke.
Lihat Juga :