Jabar Bagikan 1,9 Juta Paket Bansos COVID-19 Tahap III
Kamis, 08 Oktober 2020 - 08:16 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat mengecek logistik bansos COVID-19 di Kantor Sentral Pengolahan Pos (SPP) Bandung, Kota Bandung. Foto/Dok. Humas Pemprov Jabar
A
A
A
BANDUNG - Kabar baik bagi masyarakat terdampak COVID-19 di Provinsi Jawa Barat ( Jabar ). Pemprov Jabar , dipastikan mulai membagikan paket bantuan sosial ( bansos ) tahap III kepada sekitar 1,9 juta penerima, 14 Oktober 2020 mendatang.
(Baca juga: Jual Gadis Belia untuk Pemuas Seks, 3 Pemuda Dibekuk Polisi )
Kepastian tersebut diperoleh setelah Pemprov Jabar , menggelar kick of penyaluran bansos tahap III yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar , Setiawan Wangsaatmaja di Gudang Panasia, Jalan Mohamad Toha, Kota Bandung, Rabu (7/10/2020) kemarin.
Menurut Setiawan, para penerima bansos tahap III sudah melalui 22 proses seleksi berjenjang hingga menghasilkan jumlah penerima sebanyak 1,9 juta kepala keluarga (KK) lebih. (Baca juga: Senyum Nurbuwati Setelah 50 Tahun Hanya Bisa Pakai Air Keruh )
"Yang mendaftar ke Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar) itu 3,5 juta KK, namun tidak serta merta yang mendaftar mendapatkan bantuan," kata Setiawan dalam keterangan resminya, Kamis (8/10/2020).
Pihaknya memastikan bahwa tidak akan ada penerima yang bakal memperoleh bansos ganda. Terlebih, bansos COVID-19 berasal dari sembilan pintu. Bahkan, pihaknya pun mempertimbangkan profesi hingga usia dalam menentukan penerima bansos tersebut. "Ada dalam screening, yang usianya di bawah 17 tahun atau lima tahun itu kan tidak mungkin," ujarnya.
(Baca juga: Selewengkan Ratusan Juta Dana Desa, Kades di Cirebon Dipenjara )
(Baca juga: Jual Gadis Belia untuk Pemuas Seks, 3 Pemuda Dibekuk Polisi )
Kepastian tersebut diperoleh setelah Pemprov Jabar , menggelar kick of penyaluran bansos tahap III yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar , Setiawan Wangsaatmaja di Gudang Panasia, Jalan Mohamad Toha, Kota Bandung, Rabu (7/10/2020) kemarin.
Menurut Setiawan, para penerima bansos tahap III sudah melalui 22 proses seleksi berjenjang hingga menghasilkan jumlah penerima sebanyak 1,9 juta kepala keluarga (KK) lebih. (Baca juga: Senyum Nurbuwati Setelah 50 Tahun Hanya Bisa Pakai Air Keruh )
"Yang mendaftar ke Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar) itu 3,5 juta KK, namun tidak serta merta yang mendaftar mendapatkan bantuan," kata Setiawan dalam keterangan resminya, Kamis (8/10/2020).
Pihaknya memastikan bahwa tidak akan ada penerima yang bakal memperoleh bansos ganda. Terlebih, bansos COVID-19 berasal dari sembilan pintu. Bahkan, pihaknya pun mempertimbangkan profesi hingga usia dalam menentukan penerima bansos tersebut. "Ada dalam screening, yang usianya di bawah 17 tahun atau lima tahun itu kan tidak mungkin," ujarnya.
(Baca juga: Selewengkan Ratusan Juta Dana Desa, Kades di Cirebon Dipenjara )
Lihat Juga :