Pulang Pendidikan, 41 Prajurit TNI AD di Ngada Positif COVID-19
Rabu, 07 Oktober 2020 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Mahasiswa Mulai Gedor Gerbang Gedung DPRD Jabar dan Bakar Ban )
Pekan lalu tim gugus tugas Kabupaten Ngada, telah mengirim 148 sampel swab dari 74 orang anggota TNI AD Kodim 1625 Ngada, untuk diuji di Laboraturium RSUD. W.Z. Johannes Kupang. "Hasil uji tersebut, terdapat 66 sampel swab dari 33 orang negatif, sementara 82 sampel swab dari 41 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ," ujarnya.
Menurutnya, ke 41 prajurit TNI AD yang terkonfirmasi positif COVID-19 ini adalah prajurit TNI AD Kodim 1625 Ngada, yang baru usai pendidikan di Bali. (Baca juga: Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, Mahasiswa Duduki Gedung DPRD )
Dirinya meminta seluruh masyarakat Kabupaten Ngada, agar tidak panik dan agar seluruh masyarakat mematuhi imbauan pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan. Selalu cuci tanggan pakai masker dan jaga jarak.
"Saya minta kepada masyarakat Ngada agar tidak panik. Ikuti arahan pemerintah, dan jangan keluar rumah kalau tidak perlu. Harus menggunakan masker dan ikuti protokol kesehatan, demi keamanan kita bersama," ujarnya.
Pekan lalu tim gugus tugas Kabupaten Ngada, telah mengirim 148 sampel swab dari 74 orang anggota TNI AD Kodim 1625 Ngada, untuk diuji di Laboraturium RSUD. W.Z. Johannes Kupang. "Hasil uji tersebut, terdapat 66 sampel swab dari 33 orang negatif, sementara 82 sampel swab dari 41 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ," ujarnya.
Menurutnya, ke 41 prajurit TNI AD yang terkonfirmasi positif COVID-19 ini adalah prajurit TNI AD Kodim 1625 Ngada, yang baru usai pendidikan di Bali. (Baca juga: Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, Mahasiswa Duduki Gedung DPRD )
Dirinya meminta seluruh masyarakat Kabupaten Ngada, agar tidak panik dan agar seluruh masyarakat mematuhi imbauan pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan. Selalu cuci tanggan pakai masker dan jaga jarak.
"Saya minta kepada masyarakat Ngada agar tidak panik. Ikuti arahan pemerintah, dan jangan keluar rumah kalau tidak perlu. Harus menggunakan masker dan ikuti protokol kesehatan, demi keamanan kita bersama," ujarnya.
(eyt)
Lihat Juga :