Jabatan Wali Kota Hasil Pilkada 2020 hanya 3,5 Tahun, Akhyar Gak Pede Tawarkan Perubahan Besar
Senin, 05 Oktober 2020 - 20:04 WIB
loading...
A
A
A
“Saya sudah mendalami sosok Bobby Nasution, termasuk komitmen-komitmennya. Saya berkesimpulan hanya anak muda ini yang mampu mengatasi masalah Kota Medan dalam waktu cepat,” ujar tokoh yang pernah dua periode menjabat bupati di Labuhanbatu ini, Senin (5/10/2020).
Terpisah, Sekretaris Tim Pemenangan Bobby-Aulia, Alween Ong memandang pernyatan Akhyar sebagai sesuatu yang kontradiktif. Betapa tidak, dia mengatakan masa jabatan wali kota periode mendatang relatif singkat, sehingga tak mau berjanji muluk dalam pembangunan. Namun, pemenang Pilkada Medan 2015 itu justru mengaku sudah punya konsep mengatasi masalah transportasi dan banjir.
“Seingat saya, mengatasi banjir dan masalah transportasi itu merupakan janji kampanye Akhyar lima tahun lalu, yang membuatnya memenangi Pilkada 2015 bersama Dzulmi Eldin. Kenyataannya sekarang bagaimana? Itu lima tahun lho,” tukas Alween. (BACA JUGA: Disuruh Menindak Soal Pesta Kolam, Bawaslu Tertawakan Demokrat)
Soal Bobby-Aulia, Alween mengatakan apa yang disampaikan jagoannya itu merupakan hasil diskusi dengan sejumlah pakar dari berbagai latar, baik profesional maupun akademisi. Semua didasari hitung-hitungan detail melalui 16 tahapan focus group discussion (FGD).
Karena itu, pihaknya berkeyakinan penuh pasangan Bobby-Aulia dapat mewujudkan janji kampanye, meski masa jabatan mereka nanti hanya 3,5 tahun. Kata kuncinya, Bobby-Aulia mampu mengkolaborasi semua kekuatan.
“Bobby-Aulia akan mampu mengajak berbagai pihak, terutama perusahaan-perusahaan multi-nasional penyalur dana CSR (corporate social responsibility), untuk ambil bagian dalam pembangunan fisik maupun sumber daya manusia di Medan,” tukas Alween.
Terpisah, Sekretaris Tim Pemenangan Bobby-Aulia, Alween Ong memandang pernyatan Akhyar sebagai sesuatu yang kontradiktif. Betapa tidak, dia mengatakan masa jabatan wali kota periode mendatang relatif singkat, sehingga tak mau berjanji muluk dalam pembangunan. Namun, pemenang Pilkada Medan 2015 itu justru mengaku sudah punya konsep mengatasi masalah transportasi dan banjir.
“Seingat saya, mengatasi banjir dan masalah transportasi itu merupakan janji kampanye Akhyar lima tahun lalu, yang membuatnya memenangi Pilkada 2015 bersama Dzulmi Eldin. Kenyataannya sekarang bagaimana? Itu lima tahun lho,” tukas Alween. (BACA JUGA: Disuruh Menindak Soal Pesta Kolam, Bawaslu Tertawakan Demokrat)
Soal Bobby-Aulia, Alween mengatakan apa yang disampaikan jagoannya itu merupakan hasil diskusi dengan sejumlah pakar dari berbagai latar, baik profesional maupun akademisi. Semua didasari hitung-hitungan detail melalui 16 tahapan focus group discussion (FGD).
Karena itu, pihaknya berkeyakinan penuh pasangan Bobby-Aulia dapat mewujudkan janji kampanye, meski masa jabatan mereka nanti hanya 3,5 tahun. Kata kuncinya, Bobby-Aulia mampu mengkolaborasi semua kekuatan.
“Bobby-Aulia akan mampu mengajak berbagai pihak, terutama perusahaan-perusahaan multi-nasional penyalur dana CSR (corporate social responsibility), untuk ambil bagian dalam pembangunan fisik maupun sumber daya manusia di Medan,” tukas Alween.
Lihat Juga :