Waduh, Kapasitas RS Rujukan COVID-19 di Jabar Nyaris Tembus Ambang Batas
Senin, 05 Oktober 2020 - 14:59 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, Kota Bandung, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi kini berubah menjadi zona merah setelah terjadi lonjakan kasus di tiga wilayah tersebut. "Risiko penularan tertinggi masih berada di wilayah Bodebek. Selain itu, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung karena pergerakan orang di wilayah ini cukup tinggi," katanya.
"Jadi, (dari 27 kabupaten/kota di Jabar), saat ini ada lima zona merah dan 13 zona oranye, sedangkan sisanya zona kuning," sebut Setiwan.
Lebih lanjut Setiawan mengatakan, hingga saat ini, terdapat 101 kecamatan di Jabar yang masuk kategori zona hijau. Artinya, dalam empat bulan terakhir, di 101 kecamatan itu tidak ditemukan kasus terkonfirmasi positif COVID-19.
Meski begitu, Setiawan mengimbau semua pihak tetap mewaspadai penularan COVID-19, termasuk masyarakat di zona hijau. Selain di wilayah perkotaan, dia meminta masyarakat desa mewaspadai penularan COVID-19 dengan mengoptimalkan kembali program Desa Tangguh COVID-19.
"Salah satu caranya membuat rumah isolasi mandiri di setiap desa. Sehingga, ketika ada warga yang terpapar, mereka tidak harus selalu ke rumah sakit atau tempat isolasi miliki pemerintah daerah. Jadi, ketika positif bisa langsung mengisolasi di rumah tersebut," paparnya," tandasnya.
"Jadi, (dari 27 kabupaten/kota di Jabar), saat ini ada lima zona merah dan 13 zona oranye, sedangkan sisanya zona kuning," sebut Setiwan.
Lebih lanjut Setiawan mengatakan, hingga saat ini, terdapat 101 kecamatan di Jabar yang masuk kategori zona hijau. Artinya, dalam empat bulan terakhir, di 101 kecamatan itu tidak ditemukan kasus terkonfirmasi positif COVID-19.
Meski begitu, Setiawan mengimbau semua pihak tetap mewaspadai penularan COVID-19, termasuk masyarakat di zona hijau. Selain di wilayah perkotaan, dia meminta masyarakat desa mewaspadai penularan COVID-19 dengan mengoptimalkan kembali program Desa Tangguh COVID-19.
"Salah satu caranya membuat rumah isolasi mandiri di setiap desa. Sehingga, ketika ada warga yang terpapar, mereka tidak harus selalu ke rumah sakit atau tempat isolasi miliki pemerintah daerah. Jadi, ketika positif bisa langsung mengisolasi di rumah tersebut," paparnya," tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :