Ribuan Umat Islam Pematangsiantar Demo Salah Urus Jenazah
Senin, 05 Oktober 2020 - 12:48 WIB
loading...
A
A
A
"Semua umat merasa tersinggung atas kejadian ini ketika jenazah seorang wanita dimandikan oleh empat orang pria. Kami merasa ini tindakan pelecehan kepada umat Islam dan juga melanggar hak asasi manusia," ujar Syahban sebagai koordinator aksi.
(Baca juga: Pemerkosa Anak Tiri yang Kabur Dari Tahanan Ditembak di Pali )
Sementara di tengah guyuran hujan deras, Wali Kota Pematangsiantar , menyatakan Dirut RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar , diberhentikan dari jabatannya. Selain pelapor suami korban yang dimandikan, keempat pegawai yang memandikan jenazah saat itu, sudah diperiksa penyidik kepolisian.
Kapolres Pematangsiantar , AKBP Boy Sutan Binanga Siregar menyebut, kasus tersebut telah masuk dalam masa penyidikan dan juga telah dilakukan gelar perkara di Polda Sumatera Utara (Sumut). Kasus ini, menjadi atensi dari Polda Sumut dan Mabes Polri. Saksi, pelapor dan juga empat terduga pelaku penyalahan Fardhu Kifayah telah diperiksa oleh penyidik.
"Kami panggil satu persatu bahkan empat orang terduga pemandi jenazah. Ini sudah menjadi atensi dari bapak pimpinan lebih tinggi dan bahkan sudah ke nasional. Kami pun dipanggil utk melakukan gelar perkara di Polda Sumut. Tidak boleh dimain mainkan. Setelah dari gelar perkara, instruksi jelas ini kita tindak lanjuti dan naik menjadi tingkat penyidikan," tutur Boy.
(Baca juga: Pemerkosa Anak Tiri yang Kabur Dari Tahanan Ditembak di Pali )
Sementara di tengah guyuran hujan deras, Wali Kota Pematangsiantar , menyatakan Dirut RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar , diberhentikan dari jabatannya. Selain pelapor suami korban yang dimandikan, keempat pegawai yang memandikan jenazah saat itu, sudah diperiksa penyidik kepolisian.
Kapolres Pematangsiantar , AKBP Boy Sutan Binanga Siregar menyebut, kasus tersebut telah masuk dalam masa penyidikan dan juga telah dilakukan gelar perkara di Polda Sumatera Utara (Sumut). Kasus ini, menjadi atensi dari Polda Sumut dan Mabes Polri. Saksi, pelapor dan juga empat terduga pelaku penyalahan Fardhu Kifayah telah diperiksa oleh penyidik.
"Kami panggil satu persatu bahkan empat orang terduga pemandi jenazah. Ini sudah menjadi atensi dari bapak pimpinan lebih tinggi dan bahkan sudah ke nasional. Kami pun dipanggil utk melakukan gelar perkara di Polda Sumut. Tidak boleh dimain mainkan. Setelah dari gelar perkara, instruksi jelas ini kita tindak lanjuti dan naik menjadi tingkat penyidikan," tutur Boy.
Lihat Juga :