PKM Unimed Beri Pendampingan Pelatihan Masase Cedera Olahraga di Sergai
Senin, 05 Oktober 2020 - 09:06 WIB
loading...
A
A
A
"Hasil yang diharapkan dalam kegiatan PKM adalah, berkembangnya tim mitra dengan bertambahnya kemampuan dalam program masase cedera olahraga pada orang dewasa dan anak-anak. Kemudian mereka dapat menjadi contoh bagi guru-guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) yang lain dalam hal pengembangan usaha dan mampu meningkatkan partisipasi dosen dan mahasiswa FIK UNIMED dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat,” tutur doktor dalam bidang Pendidikan Olahraga tersebut.
Suprayitno menjelaskan, guru PJOK merupakan orang utama yang bertanggungjawab jika terjadi cedera dalam pembelajaran PJOK. Maka itu guru PJOK harus mempunyai pengetahuan dalam pencegahan dan perawatan cedera.
"Keberadaan guru-guru PJOK menjadi sangat penting khususnya dalam membantu menyelenggarakan pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah," ungkapnya.(BACA JUGA: China Dibuat Meradang, Penyebabnya Patch Skuadron MQ-9 Reaper AS)
Anggota Tim pelaksana PKM UNIMED di Kabupaten Sergai Dr. Indra Kasih, mengatakan, sekolah merupakan salah satu unit yang menyediakan lingkungan belajar yang kondusif bagi setiap peserta didiknya.
"Dengan menguasai keterampilan masase cedera olahraga yang disertai pengetahuan pendukungnya tersebut, dapat berguna untuk meminimalkan resiko akibat aktivitas jasmani yang diberikan pada peserta didik dan bahkan dapat dikembangkan menjadi usaha," tuturnya.
Suprayitno menjelaskan, guru PJOK merupakan orang utama yang bertanggungjawab jika terjadi cedera dalam pembelajaran PJOK. Maka itu guru PJOK harus mempunyai pengetahuan dalam pencegahan dan perawatan cedera.
"Keberadaan guru-guru PJOK menjadi sangat penting khususnya dalam membantu menyelenggarakan pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah," ungkapnya.(BACA JUGA: China Dibuat Meradang, Penyebabnya Patch Skuadron MQ-9 Reaper AS)
Anggota Tim pelaksana PKM UNIMED di Kabupaten Sergai Dr. Indra Kasih, mengatakan, sekolah merupakan salah satu unit yang menyediakan lingkungan belajar yang kondusif bagi setiap peserta didiknya.
"Dengan menguasai keterampilan masase cedera olahraga yang disertai pengetahuan pendukungnya tersebut, dapat berguna untuk meminimalkan resiko akibat aktivitas jasmani yang diberikan pada peserta didik dan bahkan dapat dikembangkan menjadi usaha," tuturnya.
Lihat Juga :